<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106718">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TEMPAT WISATA WATERPARK DI GAMPONG PANJUPIAN KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FITRI YANASARI HIDAYAT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP PPKN</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangunan tempat wisata waterpark dapat membawa perubahan kehidupan masyarakat sekitar tempat wisata jika dilihat dari segi perekonomian, sosial budaya dan lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap adanya wisata waterpark di Gampong Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan dan untuk mengetahui bagaimana dampak pembangunan wisata waterpark di Gampong Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Penentuan Subyek dari penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 17 informan yang terdiri dari 8 orang perangkat gampong dan 9 orang masyarakat yang diambil dari 3 dusun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan wisata waterpark memiliki persepsi cukup bagus karena adanya waterpark memberi peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Dampak dari pembangunan wisata waterpark bisa dilihat dari tiga segi yaitu: Berdampak positif bagi ekonomi karena membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, berdampak negatif dan positif bagi sosial budaya dimana bercampur baurnya wanita dan pria dalam satu kolam tanpa adanya pembatas selain itu pengunjung yang datang tidak semuanya mematuhi tata tertib yang sudah ada tetapi juga bernilai positif karna melakukan interaksi sosial dengan orang-orang baru tentu menambah wawasan karena perubahan sosial akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Dampak dari lingkungan masyarakat memiliki dampak negatif dimana menambah polusi udara dan membahayakan anak-anak yang melintas di jalan karena belum adanya akses khusus menuju waterpark dan masih menggunakan jalan desa. Dan tutupnya waterpark juga menghawatirkan bagi masyarakat sekitar waterpark karena selama ditutup waterpark sudah ditumbuhi rumput dan dihuni hewan melata serta bertambahnya populasi nyamuk akibat genangan air di kolam saat hujan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PERCEPTION - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TOURISM - RECREATION</topic>
 </subject>
 <classification>370.155</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106718</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-12 16:12:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-20 15:30:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>