<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106699">
 <titleInfo>
  <title>MYOCARDIAL PERFORMANCE INDEX (MPI) SEBAGAI PARAMETER EVALUASI FUNGSI DIASTOLIK PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN FRAKSI EJEKSI NORMAL DENGAN FIBRILASI ATRIUM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Said Qadaru Alaydrus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas kedokteran Ilmu Penyakit Jantung</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penegakan diagnosis pasien gagal jantung dengan fraksi ejeksi normal (HFpEF) membutuhkan pemeriksaan fungsi diastolik melalui ekokardiografi tetapi kondisi ini menjadi kendala pada pasien dengan fibrilasi atrium, dikarenakan penentuan gangguan fungsi diastolik melalui ekokardiografi tidak dapat dilakukan sehingga mengharuskan untuk dilakukan pemeriksaan NT Pro-BNP sebagai standar baku serta pemeriksaan ini tergolong mahal dan tidak dimiliki oleh semua rumah sakit, hal ini menjadi kendala dalam praktisi klinis dalam penegakkan diagnosis pasien dengan HFpEF. Penelitian ini dilakukan untuk menilai asosisasi pemeriksaan Myocardial Performance Index (MPI) melalui Tissue Doppler Echocardiography terhadap NT Pro-BNP dalam menegakkan diagnosis pasien HFpEF dengan fibrilasi atrium. Data dikumpulkan secara cross sectional  artinya dikumpulkan pada satu waktu untuk variable independent (IVCT, IVRT, ET, dan MPI-TDI) dan variable dependen (NT-Pro-BNP). Sebanyak 41 subyek penelitian yang didiagnosis HFpEF dan fibrilasi atrium kemudian dilakukan ekokardiografi untuk menentukan MPI-TDI serta dilakukan pemeriksaan NT Pro-BNP. Didapatkan 28 subyek laki-laki dan 13 subyek perempuan yang mengikuti penelitian ini. Temuan primer pada penelitian menunjukkan asosiasi yang signifikan secara statistik akan MPI-TDI terhadap NT Pro-BNP (P value</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEART FAILURE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.129</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106699</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-12 11:41:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-08 10:05:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>