<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106693">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH DOSIS PUPUK NPK DAN BEBERAPA GALUR MUTAN KEDELAI KIPAS MERAH (GLYCINE MAX (L.) MERILL) GENERASI KE-7 (M7) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DARA MAULIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian (S1)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Kedelai (Glycine max L.) merupakan tanaman pangan penghasil protein yang penting dalam memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia. Peningkatan kedelai semakin meningkat setiap tahunnya, produksi dalam negeri saat ini belum mencukupi permintaan nasional. Peningkatan produktivitas kedelai dapat dilakukan dengan pemberian pupuk yang optimal dan penggunaan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa galur mutan M7 kedelai Kipas Merah. Penelitian ini dilaksanakan di lahan yang terletak di Gampong Lampeudaya Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar, Laboratorium Teknologi Benih dan Laboratorium Ilmu Gulma Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh mulai dari bulan Agustus 2021 sampai dengan Februari 2022. Penelitian ini menggunakan rancanagan acak kelompok pola faktorial 3 x 7 dengan 3 ulangan Dosis pupuk NPK sebagai faktor pertama sedangkan galur mutan varietas Kipas Merah faktor kedua. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf yaitu 200 kg ha-1, 300 kg ha-1 dan 400 kg ha-1. Faktor kedua terdiri dari 7 taraf yaitu Kipas Merah, Deja 2, A1, A2, A7, A11 dan A14. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk NPK Phonska (15:15:15) lebih baik dijumpai pada pemberian dosis pupuk 400 kg ha-1 terhadap jumlah cabang produktif, jumlah polong, jumlah biji pertanaman, berat biji pertanaman, berat 100 biji pertanaman, berat biji perplot dan potensi hasil. Galur mutan varietas Kipas Merah terbaik diantara galur yang diuji yaitu galur mutan A1 dan A11. Dapat dilihat dari hasil terbaik pada beberapa parameter yaitu Kipas Merah dan galur mutan A1 terbaik dijumpai pada jumlah cabang, jumlah cabang produktif, jumlah polong bernas pertanaman dan jumlah biji pertanaman.  Sedangkan berat biji perplot dan potensi hasil yang terbaik dijumpai pada Kipas Merah dan galur mutan A11.&#13;
Kata Kunci : Dosis pupuk NPK, Galur mutan kedelai Kipas Merah</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106693</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-12 11:17:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-12 11:42:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>