KEJADIAN TINNITUS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA YANG MENGGUNAKAN EARPHONE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KEJADIAN TINNITUS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA YANG MENGGUNAKAN EARPHONE


Pengarang

Dosen Pembimbing

Benny Kurnia - 196311241996011001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1907101010079

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tinnitus merupakan gejala awal seseorang mengalami gangguan pendengaran. Salah satu penyebab tinnitus adalah terpapar oleh bising akibat penggunaan earphone dalam jangka waktu yang lama dengan durasi, frekuensi dan volume tertentu. Prevalensi tinnitus di seluruh dunia sangat bervariasi, remaja dan dewasa muda merupakan pengguna aktif earphone tertinggi dan angka kejadian tinnitus cukup tinggi pada kelompok tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kejadian tinnitus dan hubungan antara penggunaan earphone dengan kejadian tinnitus serta tingkat keparahan tinnitus pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dari populasi penelitian ini dilakukan dengan teknik proporsional random sampling pada Program Studi Pendidikan Dokter angkatan 2020 dan 2021 di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pola penggunaan earphone dan kuesioner Tinnitus Handicap Inventory (THI). Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26. Hasil analisis univariat pada 88 orang responden diperoleh prevalensi pengguna earphone berisiko sebanyak 44,3% dan angka kejadian tinnitus sebanyak 29,5% dengan prevalensi derajat keparahan sangat ringan sebanyak 50%, derajat ringan sebanyak 42,3%, dan dearajat sedang sebanyak 7,7%. Hasil analisis bivariat antara pola penggunaan earphone dengan angka kejadian tinnitus diperoleh hasil (p=0,352) yang menunjukkan bahwa pola penggunaan earphone tidak berhubungan dengan kejadian tinnitus pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa prevalensi tinnitus terus meningkat dan tidak ada hubungan antara pola penggunaan earphone dengan angka kejadian tinnitus pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.

Tinnitus is an early symptom of a person experiencing hearing loss. One of the causes of tinnitus is exposure to noise due to using earphones for a long time with a certain duration, frequency and volume. The prevalence of tinnitus around the world varies widely, adolescents and young adults are the highest active users of earphones and the incidence of tinnitus is quite high in this group. This study aims to determine the incidence of tinnitus and the relationship between the use of earphones with the incidence of tinnitus and the severity of tinnitus in students of the Medical Education Study Program, Faculty of Medicine, Syiah Kuala University. This research is an analytic study with a cross sectional design. Sampling from the population of this study was carried out using the proportional random sampling technique in the 2020 and 2021 Medical Education Study Programs at the Faculty of Medicine, Syiah Kuala University. The instruments used were a questionnaire on the pattern of using earphones and a Tinnitus Handicap Inventory (THI) questionnaire. Data were analyzed using chi-square test with Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 26. The results of univariate analysis of 88 respondents showed that the prevalence of risky earphone users was 44.3% and the incidence of tinnitus was 29.5% with a very high prevalence of severity. mild degrees as much as 50%, mild degrees as much as 42.3%, and moderate degrees as much as 7.7%. The results of the bivariate analysis between the pattern of earphone use and the incidence of tinnitus were obtained (p = 0.352) which showed that the pattern of earphone use was not associated with the incidence of tinnitus in students of the Medical Education Study Program at the Faculty of Medicine, Syiah Kuala University. From this study it was concluded that the prevalence of tinnitus continues to increase and there is no relationship between the pattern of earphone use and the incidence of tinnitus in students of the Medical Education Study Program, Faculty of Medicine, Syiah Kuala University.

Citation



    SERVICES DESK