<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106541">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UPAYA PENCEGAHAN DIARE DI PUSKESMAS DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Area Sebastian Arifsyah Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit  diare masih  merupakan  salah  satu masalah  kesehatan  yang utama  di Indonesia dimana  insidens  diare  pada tahun 2010  terjadi  KLB diare di 33 kecamatan,  dengan  4204 penderita  dengan  kematian  73 orang.  Tujuan  dari penelitian  ini adalah  untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan, sikap, pendidikan dan lingkungan dengan upaya pencegahan   diare  di Puskesmas  Darussalam,   Kabupaten  Aceh  besar.  Penelitian   bersifat analitik   dengan  desain  cross  sectional.   Data  diperoleh   melalui  angket  yang  dibagikan pada  99  responden.   Data  dianalisis   secara   chi  square.   Hasil  penelitian   menunjukkan responden yang  memiliki  upaya  pencegahan   diare  yang  baik  50,5%.  pengetahuan   yang kurang   baik  55,5%.   sikap  balk  55.5%.   pendidikan   menengah   50.5%,  dan  lingkungan yang  sesuai   51,5%.  Analisis   bivariat   menunjukkan   adanya   hubungan   yang  signifikan  antara  pengetahuan   dengan  upaya  pencegahan   diare  (P  value  = 0,000),  bubungan  yang  signifikan   antara  sikap  dengan  upaya  pencegahan   diare  (P  value  = 0,000),   hubungan yang signifikan  antara  pendidikan   dengan  upaya  pencegahan  diare  P  value  = 0,000)  dan hubungan  yang  signifikan  antara  lingkungan   upaya  pencegahan   diare  P value  = 0,000) dengan  c &lt; 0,05.  Kesimpulan dari penelitian  ini adalah adanya  hubungan  yang signifikan antara  pengetahuan,   sikap,  pendidikan  dan  lingkungan  terhadap  upaya pencegahan  diare. Disarankan  bagi petugas  kesehatan perlunya  untuk memotivasi  masyarakat  dalam menggalakkan  program  pencegahan  diare.&#13;
&#13;
Kata kunci   :   pencegahan  diare. pengetahuan,  sikap, pendidikan,  lingkungan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIARRHEA - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.342 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106541</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 14:59:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 15:10:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>