<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106533">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH TOMAT LOKAL (SOLANUM IYCOPERSICUM DOMESTICA) TERHADAP KADAR LDL SERUM TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIBERI DIET TINGGI KOLESTEROL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Philip Lisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perubahan    gaya    hidup    dan   pola    makan    menyebabkan     masyarakat     banyak mengonsumsi    makanan   yang  berkadar   lemak  tinggi  sehingga   dapat  mengganggu kesehatan.    Mengonsumsi    makanan   berkolesterol    tinggi   ini  dapat   menyebabkan peningkatan   kadar  lipid  dalam  darah  yang  kita  kenaI dengan   istilah  hiperlipidemia dan sangat  erat  hubungannya   dengan  aterosklerosis.   Penelitian   ini bertujuan   untuk mengetahui  pengaruh  pemberian  ekstrak  buah  tomat terhadap  kadar LDL darah  tikus putih  (Rattus novergicus) yang diberi  diet  kolesterol  tinggi.  Jenis  penelitian  adalah penelitian  eksperimental   laboratorik  dengan  postest-only  with control group design menggunakan   24  ekor  tikus putih  yang  dibagi  dalam  4 kelompok   perlakuan   yaitu K0- (diet pakan standar),  K0+ (diet tinggi  lemak),  Kl  (diet  tinggi  lemak dan  ekstrak tomat   20  mg),  K2  (diet  tinggi  lemak  dan  ekstrak   tomat  40  mg).  Masing-masing  kelompok  terdiri  dari  6 ekor dan setiap  hari  diberikan  perlakuan   selama 20 hari dan akan  dilihat  kadar  LDL  darahnya  pada  bari  ke 21.  Data  hasil  penelitian  dianalisis  dengan   menggunakan   One  Way Analisis  of  Variance (ANOVA)  yang  dilanjutkan dengan   Duncan's New Multiple Range  Test. Hasil penelitian   didapatkan   rata-rata K0 18,17  ±  12,50 , K0+ 34,17 ±  16,53,    Kl   19,67 ± 09,83  , 18,50 ± 07,71  dan uji analisis   statistik   antara    kelompok   perlakuan    pemberian    ekstrak   tomat   dengan&#13;
kelompok    kontrol   adalah   p  =  0,124.    Kesimpulan   yang   dapat   diambil   adalah pemberian   ekstrak   tomat  tidak  memberikan   efek  terbadap   penurunan   kadar LDL darah  tikus putih yang diberikan  diet tinggi  kolesterol.&#13;
&#13;
Kata Kunci  :  ekstrak  tomat,  LDL, diet tinggi kolesterol&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHOLESTEROL - APPLIED NUTRITION</topic>
 </subject>
 <classification>613.284</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106533</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 10:01:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-05 11:04:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>