<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106529">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP BEDAH PRIA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jul Efendi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nyeri akut yang dirasakan oleh pasien post bedah mayor  merupakan penyebab stres, frustasi dan gelisah yang mengakibatkan pasien mengalami gangguan tidur, cemas, tidak  nafsu makan  dan ekspresi  tegang. Teknik   relaksasi  napas dalam  merupakan intervensi   mandiri   keperawatan   dimana   perawat   mengajarkan   kepada   pasien&#13;
bagaimana cara  melakukan napas dalam, napas  lambat (menahan  inspirasi  secara maksimal) dan  bagaimana menghembuskan napas secara  perlahan yang  bertujuan untuk  menurunkan nyeri. Jenis  penelitian ini adalah Quasi   Exsperimental    dengan pendekatan pretest-posttest with control  group,  bertujuan mengidentifikasi apakah ada&#13;
perbedaan penurunan intensitas nyeri antara yang dilakukan  teknik relaksasi nafas dalam dengan yang tidak dilakukan teknik relaksasi nafas dalam di Ruang Rawat Inap Bedah Pria Rumah Sakit Umum   Daerah Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 20l2, dengan desain Cross  Secuonal   Study.  Populasi  pada penelitian ini adalah  pasien yang dirawat di Ruang Rawat Inap Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Zainoel  Abidin Banda Aceh tahun 2012. Sampel berjumlah 64 orang, Alat pengumpulan data dalam bentuk format penilaian teknik relaksasi nafas dalam dan format skala nyeri.&#13;
Dari penghitungan statistik dengan t-test  didapatkan nilai p  value  0.000 &lt; dari (a) 0.05.   Kesimpulkan bahwa ada  perbedaan intensitas nyeri secara  signifikan antara kelompok  kontrol  dan  kelompok  indtervensi.  Disarankan  kepada  perawat  dapat  menerapkan  dan  menggunakan teknik  relaksasi  napas dalam  sebagai  salah  satu  intervensi mandiri perawat untuk mengurangi dan menghilangkan sensasi  nyeri yang  dirasakan pasien khususnya pasien post bedah.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci  : Teknik  relaksasi  nafas dalam, nyeri.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PAIN</topic>
 </subject>
 <classification>613.792</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106529</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-01 15:16:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-02 10:34:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>