HUBUNGAN LINGKAR LEHER DAN LINGKAR PINGGANG DENGAN RISIKO OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA (OSA) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN LINGKAR LEHER DAN LINGKAR PINGGANG DENGAN RISIKO OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA (OSA) PADA MAHASISWA PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

KEANDRA BELLA YUME - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Muhammad Mizfaruddin - 197202232002121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1907101010120

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tingginya angka kejadian Obstructive Sleep Apnea dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang potensi risiko OSA yang dimilikinya. Beberapa literatur telah mengungkapkan bahwa OSA berhubungan erat dengan obesitas, karena adanya akumulasi lemak pada jalan napas atas dan akumulasi lemak viseral, sehingga secara anatomi, risiko OSA dapat dinilai dari pengukuran lingkar leher dan lingkar pinggang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar leher dan lingkar pinggang dengan risiko OSA pada mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian ini merupakan observasional studi dengan desain cross sectional yang dilakukan terhadap mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala angkatan 2019, 2020, dan 2021 (90 orang). Berdasarkan uji Spearman rank correlation pada CI 95% dan α 0,05 terdapat hubungan antara lingkar leher dengan risiko OSA pada pria dan wanita, pria (p value = 0,000, r = 0,774, RP : 4,8), wanita (p value = 0,000, r = 0,576, RP : 4,5), dan terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan risiko OSA pada pria dan wanita, pria (p value = 0,000, r = 0,863, RP : 20) dan wanita (p value = 0,000, r = 0,716, RP : 18,8). Kesimpulan, terdapat hubungan yang kuat antara lingkar leher dengan risiko OSA pada mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala, dan terdapat hubungan yang sangat kuat antara lingkar pinggang dengan risiko OSA pada mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Syiah Kuala.
Kata kunci: Lingkar leher, lingkar pinggang, Obstructive Sleep Apnea (OSA).

ABSTRACT The high incidence of Obstructive Sleep Apnea can occur due to a lack of public knowledge about the potential risk of OSA. Some literature has revealed that OSA is closely related to obesity, especially due to the accumulation of fat in the upper airway and accumulation of visceral fat, so that anatomically, the risk of OSA can be measured from measurements of neck and waist circumference. This was study aimed to determine the relationship between neck and waist circumference with the risk of OSA in Medical School students at the University of Syiah Kuala. This research was an observational study with a cross-sectional design that was carried out on students of Syiah Kuala University Medical School from 2019 to 2021 (90 samples). Based on the Spearman rank correlation test with CI 95% and α 0,05, there are a correlation between neck circumference and OSA risk in men and women, men (p value = 0.000, r = 0.774, RP: 4.8) , women (p value = 0.000, r = 0.576, RP: 4.5), and there are a correlation between waist circumference and OSA risk in men and women, men (p value = 0.000, r = 0.863, RP : 20) and women (p value = 0.000, r = 0.716, RP : 18.8). In conclusion, there is a strong correlation between neck circumference and the risk of OSA in Medical School students at Syiah Kuala University, and there is a very strong correlation between waist circumference and the risk of OSA in Medical School students at Syiah Kuala University. Keywords: Neck circumference, waist circumference, Obstructive Sleep Apnea (OSA).

Citation



    SERVICES DESK