GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN DAN KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) BANDA ACEH TAHUN 2012 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN DAN KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS PARU DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT (BKPM) BANDA ACEH TAHUN 2012


Pengarang

Eva Susanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101200018

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.995

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ketidakpatuhan pasien dalam menjalani pengobatan tuberkulosis paru, baik meminum obat, meminumnya secara tidak teratur dan tidak tuntasnya pengobatan dan yang dianjurkan merupakan pemicu terjadinya kegagalan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristk pasien dan kepatuhan pengobatan tuberkulosis paru di balai kesehatan masyarakat (BKPM) Banda Aceh Tahun 2012. Desain penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan teknik pengambilan sampel convenience sampel yang berjumlah 38 orang. Pengumpulan data telah dilaksanakan pada tanggal 26 Maret sampai dengan 4 April 2012 dengan menggunakan instrumen berbentuk kuisioner dengan 25 pertanyaan. Hasil penelitian karakteristik pasien dan kepatuhan pengobatan tuberkulosis paru di balai kesehatan paru masyarakat (BKPM) Banda Aceh Tahun 2012 didapatkan yaitu karakteristik pasien yang menjalani pengobatan tuberkulosis paru ditinjau dari umur adalah dewasa pertengahan 50,0%. Ditinjau dari aspek jenis kelamin adalah perempuan 57,9%. Ditinjau dari aspek pendidikan adalah SMU 47,4%. Ditinjau dari aspek pekerjaan adalah tidak bekerja 36,8%. Dengan hasil penelitian ini diharapkan pad a pasien tuberkulosis paru agar mengadakan perkumpulan untuk berbagi pengalarnan dan infonnasi sehingga dapat meningkatkan pengetahuan juga memotivasi agar lebih patuh dalam meminum obat. Bagi BKPM perlu diadakan suatu penyuluhan guna meningkatkan tingkat kepatuhan minum obat juga meningkatkan pelayanan tenaga kesehatan.

Kata kunci : Tuberkulosis Paru, Kepatuhan Minum Obat

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK