<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106508">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA LINN) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN PSEUDOMONAS AERUGINOSA SECARA IN VITRO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Handayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman  obat tradisional  telah  banyak  digunakan  untuk  mengatasi  penyakit infeksi   yang   diakibatkan    oleh   mikroorganisme.    Penelitian   ini   bertujuan   untuk mengetahui  aktivitas  antibakteri  ekstrak  daun  jambu   biji  (psidium  guajava  Linn.) dengan  pelarut  metanol  dalam  menghambat  pertumbuhan  Pseudomonas  aeruginosa. Jenis penelitian  adalah eksperimen  laboratorik  dengan  menggunakan  rancangan  acak lengkap  (RAL)  yang dibagi  dalam  6 kelompok  perlakuan  dan 2 kelompok  kontrol. Pengulangan  masing-masing  perlakuan  dilakukan  sebanyak  3 kali. Perlakuan  terdiri dari ekstrak daun jambu  biji konsentrasi  12,5%,25%,37,5%,    50%, 62,5% dan 75%. Kontrol  positif   yang  digunakan   adalah   ciprofloxacin   sementara   sebagai   kontrol negatif  adalah    CMC  1%. Uji antibakteri  dilakukan  dengan  metode  difusi  cakram Kirby Bauer. Data dianalisis  dengan ANOVA dan dilanjutkan  dengan uji BNT. Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  ekstrak  daun jambu  biji dengan  konsentrasi   12,5%,25%,   37,5%,   50%,   62,5%   dan   75%   dapat   membentuk   zona   hambat  terhadap pertumbuhan  Pseudomonas   aeruginosa  dengan  rata-rata  sebesar   11,67 mm,   12,33 mm,  13 mm,  13,33 mm,  14.33 mm dan   16,33 mm.  Hasil  uji  ANOVA  dan  BNT diperoleh   bahwa  ekstrak  daun  jambu   biji  konsentrasi   12,5%, 25%,  37,5%,  50%,62,5%    dan    75%    menunjukkan     perbedaan    yang    nyata    dalam    menghambat pertumbuhan   Pseudomonas   aeruginosa.   Semakin  tinggi  konsentrasi  ekstrak,  maka semakin  besar zona hambat  yang terbentuk  terhadap  pertumbuhan  bakteri. Jadi, dari hasil  di atas  disimpulkan  bahwa  ekstrak  daun jambu  biji dapat  digunakan  sebagai altenatif    pengobatan    dalam    mengatasi    penyakit    infeksi    oleh    Pseudomonas aeruginosa.&#13;
&#13;
Kala kunci   :  Ekstrak Psidium guajava  Linn., Antibakteri  Pseudomonas  aeruginosa.  In&#13;
                       Vitro&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PSEUDOMONAS INFECTIONS - INCIDENCE</topic>
 </subject>
 <classification>614.57</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106508</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 15:41:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-06 11:02:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>