<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106502">
 <titleInfo>
  <title>UJI KEBERADAAN ESCHERICHIA COLI PADA AIR TEH DI WARUNG KOPI DALAM KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Maizaldi Hezron</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ketersediaan   air di  dunia  ini  begitu   melimpah   ruah, namun  yang  dapat dikonsumsi   oleh  manusia  untuk  keperluan   air minum  sangatlah   sedikit.  Masalah yang  sampai saat  ini masih  dihadapi   adalah  sulitnya  memperoleh   air minum yang memenuhi    syarat   kesehatan.    Salah   satu   tradisi   bagi   masyarakat    Aceh   sering minum  di  warung   kopi.   Penelitian    ini   bertujuan    untuk   mengetahui    tingkat kontaminasi    Escherichia coli pada air teh  dl warung  kopi  berizin  di Kota  Banda Aceh.  Metode  yang  digunakan   dalam  penelitian   ini  adalah  deskriptif   laboratorik dengan   pengujian   menggunakan    metode   MPN  (Most  Probable  Number)  yang terdiri  dari  tiga  tahapan   yaitu  uji  pendugaan,   uji  penegasan   dan  uji  pelengkap. Sampel  yang  digunakan   dalam  penelitian   ini adalah  air  teh di warung  kopi  yang terdaftar  di Kantor  Wali  kota  Banda  Aceh  yang  berjumlah   32 warung  kopi  berizin dan   teknik   pengambilan    sampel   menggunakan    metode   total   sampling.    Hasil penelitian   menunjukkan   bahwa  angka  cemaran   bakteri  Escherichia coli pada  air teh  di  warung  kopi  antara  0 - 12/100 ml air.  Dari  32  sampel   yang  diteliti,   27 sampel  (84,37%)   memenuhl   syarat  secara  mikrobiologi   dan 5  sampel  (15,62%) tidak    memenuhi     syarat    mikrobiologis     sesuai    ketetapan    Menteri    Kesehatan Republik  Indonesia   Oleh  karena  itu diperlukan monitoring   kualitas  mikrobiologi air minum di warung  kopi  secara  berkala.&#13;
&#13;
Kata Kunci  : Escherichia coli, warung  kopi,  MPN.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ESCHERICHIA COLI INFECTIONS-MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.926</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106502</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 14:35:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 15:02:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>