<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106481">
 <titleInfo>
  <title>ANALYSIS OF FOREIGN EXCHANGE  RESERVE FLUCTUATIONS:</title>
  <subTitle>A CASE STUDY OF INDONESIA, VIETNAM, AND MALAYSIA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Samar T.M.Alhaj</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu faktor penting dalam pembangunan ekonomi adalah faktor pembiayaan. Sumber pembiayaan pembangunan dapat berasal dari dalam negeri berupa penerimaan pajak, penanaman modal dalam negeri, maupun sumber pembiayaan luar negeri berupa cadangan devisa. Kecukupan cadangan devisa merupakan suatu keharusan bagi suatu negara, dan jumlahnya harus dapat memenuhi seluruh kebutuhan pembiayaan luar negeri negara yang bersangkutan. Ruang lingkup penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cadangan devisa terhadap pertumbuhan ekonomi, studi kasus untuk Malaysia, Indonesia dan Vietnam. Variabel yang diuji adalah Ekspor, Inflasi dan PDB sebagai variabel independen. Sedangkan Cadangan Devisa sebagai variabel dependen dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2021 dengan menggunakan metode panel. Disimpulkan bahwa variabel Ekspor dan PDB berpengaruh signifikan terhadap devisa negara-negara di Malaysia, Indonesia, dan Vietnam. Kemudian inflasi berpengaruh tidak signifikan terhadap devisa di Malaysia, Indonesia, dan Vietnam, ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, pemerintah juga harus lebih meningkatkan ekspor daripada impor, Pelunasan pinjaman utang luar negeri harus diprioritaskan, sehingga kerjasama internasional terjaga dengan baik, yang dapat melengkapi kekurangan sumber daya dalam negeri untuk mempercepat pertumbuhan devisa dan tabungan.&#13;
&#13;
Kata kunci: Ekspor, Inflasi, Produk Domestik Bruto, Cadangan Devisa dan Model Random Effect.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOREIGN EXCHANGE</topic>
 </subject>
 <classification>332.45</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106481</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-28 12:09:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-30 12:02:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>