HUBUNGAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH TAHUN 2009 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA RUKOH KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH TAHUN 2009


Pengarang

Aida fitri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0507101020001

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.96

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Menurut Winarno (1990), salah satu faktor yang mempengaruhi produksi ASI adalah
penggunaan kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron selama
menyusui. Oleh karena kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron tidak di anjurkan penggunaaanya pada ibu menyusui di bawah enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrasepsi hormonal dengan produksi ASI pada ibu menyusui di desa Rukoh kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Desain penelitian bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study dan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 18 Juli sampai dengan 2
Agustus 2009 pada ibu menyusui yang menggunakan kontrasepsi hormonal baik pil maupun
suntikan di desa Rukoh kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh terhadap 52 responden. Alat pengumpulan data berbentuk wawancara terpimpin yang terdiri dari dua bagian pertanyaan yaitu bagian A berbentuk data demografi dari responden dan bagian B berbentuk pertanyaan untuk menentukan jenis kontrasepsi yang di gunakan oleh responden dan karekteristik produksi ASI Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji chi-squre dengan perangkat komputer. Gambaran variabel independen didapatkan 6 responden (11,5%) menggunakan kontrasepsi pil mini, 16 responden (30,8%) menggunakan pil kombinasi, 11 responden (21,2%) menggunakan suntikan 3 (tiga bulan), dan 19 responden (36,5%) menggunakan suntikan satu bulan. Gambaran variabel dependen didapatkan hasil dalam kategori banyak 2 responden (3,8%), cukup 17 responden (32,7%), kurang 29 responden (55,8%) dan tidak ada 4 responden (7,7%). Dari pengolahan data maka kesimpulan penelitian di peroleh hasil bahwa ada bubungan yang bermakna antara kontrasepsi hormonal dengan produksi ASI pada ibu menyusui di desa Rukoh kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh tahun
2009. Peneliti mengharapkan kepada pihak pelayanan kesehatan memberikan informasi kepada setiap wanita yang ingin menggunakan kontrasepsi khususnya bagi wanita yang sedang menyusui mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis kontrasepsi yang akan di gunakan.

Kata kunci: kontrasepsi, ASI

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK