<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106433">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN SIKAP DAN SUMBER INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN SISWA PESANTREN DARUL ULUM BANDA ACEH TENTANG PENDIDIKAN  SEKS TAHUN 2011</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hari Pranoto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja adalah peralihan antara tahap anak dan dewasa yang jangka waktunya berbeda-beda tergantung faktor sosial dan budaya.  Cirinya adalah alat  reproduksinya mulai  berfungsi, libido  mulai  muncul,  emosi  masih sangat labil  dan kesetiakawanan sangat kuat terhadap teman sebaya.    Kondisi  ini  mengakibatkan remaja  membutuhkan pendidikan  seks  untuk  membuat remaja  mampu  bertindak  secara  bertanggungjawab terhadap  dirinya  maupun  keluarga  dan masyarakatnya. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap siswa pesantren Darul  Ulum terhadap pendidikan seks serta surnber informasi  yang didapat tentang pendidikan seks itu sendiri.  Penelitian  ini  bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional  survey.  Pengambilan sampel  dilakukan dengan metode Propotional stratified  random sampling sehingga diperoleh sebanyak 145 siswa.  Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan analisis data dilakukan secara univariat.  Dari hasil uji didapatkan responden yang memilikt tingkat  pengetahuan kurang  (87,5%)  memiliki  kecenderungan untuk  bersikap  negatif.   Dan responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang (58%)  memiliki  kecenderungan untuk tidak  mendapatkan sumber informasi.  Berdasarkan penelitian  yang sudah dilakukan, diharapkan pada  institusi  terkait  agar  dapat  meningkatkan pengetahuan siswa  tentang  pendidikan seks melalui  pengembangan kurikulum secara formal  pada tingkat jenjang  pendidikan disamping pendidikan secara normatif serta memberikan pelayanan kesehatan reproduksi bagi remaja.&#13;
&#13;
Kata kunci:  Sikap,  Pengetahuan, Sumber Informasi, Remaja, Pendidikan Seks&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEX EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>613.907 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106433</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-24 12:30:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-28 10:56:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>