GAMBARAN PEMENUHAN PERAWATAN DIRI LANSIA DI DESA TUNGKOP KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN PEMENUHAN PERAWATAN DIRI LANSIA DI DESA TUNGKOP KECAMATAN DARUSSALAM ACEH BESAR TAHUN 2011


Pengarang

Eva Maulida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101190032

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

613.043 8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penduduk lansia dengan ketidakmampuan dan membutuhkan bantuan orang lain berdasarkan karakteristik umur yang melakukan perawatan diri yang memiliki rentang usia 55-64 tahun berjumlah 7,3%, usia 65-74 tahun berjumlah 13,0% serta lebih dari 75 tahun 24,5% dan yang tidak melakukan perawatan diri (dibantu oleh orang lain) yang memiliki rentang usia 55-64 tahun berjumlah 92,7%, usia 65-74 tahun berjumlah 87,0% serta usia lebih dari 75 tahun berjumlah 75,5%. Secara umum tampak bahwa semakin tinggi usia, semakin tinggi presentase penduduk dengan disabilitas (tidak dapat) yang merawat diri, sebaliknya semakin rendah presentase yang melakukan perawatan diri. Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran Pemenuhan Perawatan Diri Lansia di Desa Tungkob Kecamatan Darussalam Aceh Besar Tahun 2011. Desain penelitian bersifat deskriptif eksploratif, adapun teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan jumlah lansia 62 orang, alat pengumpulan data dengan menggunakan pedoman wawancara, Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 15-24 desember 2011. Hasil penelitian tertinggi dengan kategori terpenuhi yang meliputi perawatan kulit dengan frekuensi 32 responden (51,6%), perawatan pada rambut pada kategori tidak terpenuhi dengan frekuensi 34 respond en (54,8%), perawatan pada mulut dan gigi pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 35 respond en (56,5%) dan perawatan pada kuku dan kaki pada kategori terpenuhi dengan frekuensi 37 (59,7%). Dengan demikian diharapkan agar lansia mampu merawat dirinya dengan baik dan apabila nantinya terjadi permasalahan pada kemampuannya dalam perawatan diri maka akan dapat dibantu dan dapat mempertahankan kebutuhan pemenuhan perawatan dirinya sendiri.


Kata kunci : Pemenuhan, Perawatan Diri, Lansia

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK