<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106359">
 <titleInfo>
  <title>MOTIF REMAJA DALAM MELAKUKAN TINDAKAN BODYRNSHAMING DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAMRN(STUDI KASUS PADA AKUN @HERLINKENZA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>LILY SHERILLA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
 &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif sebab (because motive) dan motif&#13;
akibat (in order to motive) dari tindakan body shaming yang dilakukan oleh&#13;
pelaku yaitu remaja kepada korban di media sosial Instagram. Penelitian ini&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Akun&#13;
Instagram yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah akun @herlinkenza.&#13;
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Alfred schutz mengenai because&#13;
motive dan in order to motive. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh&#13;
orang remaja berusia 18-24 yang melakukan body shaming di akun @herlinkenza.&#13;
Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah jenis body shaming yang paling&#13;
dominan terjadi adalah face shaming. Dari hasil yang didapatkan ditemukan&#13;
bahwa motif sebab (because motive) tindakan body shaming yang telah dilakukan&#13;
di akun Instagram @herlinkenza merujuk kepada motif pernah menjadi korban&#13;
dan motif pengaruh lingkungan sosial yang mana dalam kehidupan sehari-hari&#13;
pun mereka kerap melakukan body shaming secara virtual maupun langsung.&#13;
Maka disimpulkan bahwa tindakan body shaming merupakan hal yang biasa&#13;
terjadi di kalangan mereka. Ditemukan pula motif akibat (in order to motive)&#13;
merujuk kepada motif menjatuhkan harga diri korban karena merasa bahwa&#13;
perempuan jika dihina fisiknya maka psikologisnya juga ikut terkena, motif&#13;
menghilangkan penat ketika sedang merasa bosan, motif ikut-ikutan yang sedang&#13;
viral dengan merasa aman di balik komentar negatif yang ramai, motif kepuasan&#13;
diri karena telah mengeluarkan unek-unek dan motif pengungkapan emosi karena&#13;
tidak suka dan merasa kesal dengan penampilan pemilik akun Instagram&#13;
@herlinkenza.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Motif, Body Shaming, Instagram&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-21 14:22:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-21 14:40:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>