<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106295">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN JALUR EVAKUASI BANJIR DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN METODE CLOSEST FACILITY ANALYSIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAGHRIZA AZZANNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA - Informatika</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bencana banjir adalah salah satu fenomena alam yang sulit dihindari. Kerugian besar yang disebabkan oleh banjir dan korban jiwa dapat di hindari dengan adanya pengelolaan bencana seperti penetapan alternatif arah jalur evakuasi dan lokasi tampungan pengungsi. Penelitian ini akan menetapkan jalur evakuasi penduduk yang efektif dan aman akibat bencana banjir berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS).  Metode penelitian yang diterapkan adalah Closest Facility Analysis.  Metode ini akan memberi kemudahan untuk menentukan jalur terdekat dan efisien menuju ke lokasi yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan dan menentukan jalur evakuasi yang terdekat dan efisien yang mudah dijangkau oleh korban bencana banjir di Kota Banda Aceh.  Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat 33 titik banjir yang tersebar di 8 kecamatan di Kota Banda Aceh. Dari titik tersebut, terdapat 182 jalur evakuasi yang terhubung ke setiap tempat evakuasi yang telah ditetapkan. Di antaranya terdapat 18 tempat evakuasi yang tersebar dan sedikitnya dua tempat evakuasi di setiap kecamatan. Setiap tempat evakuasi setidaknya dapat menampung korban dari satu titik banjir. Sehingga korban banjir sudah pasti mendapatkan tempat evakuasi yang jauh dari area genangan banjir.&#13;
&#13;
Kata kunci: SIG, Closest Facility Analysis, Jalur Evakuasi, Bencana Banjir</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WEB SITES - INFORMATION SYSTEMS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NETWORKS (COMMUNICATIONS) - FACILITIES</topic>
 </subject>
 <classification>025.04</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106295</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-11 14:00:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-14 09:59:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>