<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106289">
 <titleInfo>
  <title>MODEL KLASIFIKASI PEMALSUAN (ADULTERATION) MINYAK NILAM OLEH MINYAK KERUING (GURJUN BALSAM) DAN MINYAK JARAK (CASTOR OIL) MENGGUNAKAN SPEKTRUM IOT NEAR INFRARED (NIR) DENGAN ANALISIS KEMOMETRI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>VATTANY AL-ASRA IMRAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>MIPA-KIMIA</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi pemalsuan minyak nilam dan mengetahui batas maksimum toleransi pemalsuan menggunakan spektrum IoT NIR yang dikombinasikan dengan kemometri. Minyak nilam yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Desa Jambo Papan, Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan. Minyak nilam ditambahkan dengan bahan pemalsu dengan variasi konsentrasi 0,5-10%. Spektrum NIR dianalisis menggunakan kemometri dengan metode Principal Component Analysis (PCA), Partial Least Square Discriminant Analysis (PLS-DA), dan Support Vector Machine Classification (SVMC). Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan PCA terlihat data berkelompok dengan baik dan penggunaan model klasifikasi PLS-DA mampu memberikan batas maksimum rasio bahan pemalsu minyak keruing dibawah 5% (0,5 mL) dan minyak jarak dibawah 0,5% (0,05 mL) yang tidak mengubah komposisi minyak nilam. SVMC tidak mampu memberikan batas maksimum rasio bahan pemalsu yang masih bisa ditolerir dan tidak mengubah komposisi minyak nilam. Metode NIR yang dikombinasikan dengan kemometri dapat digunakan untuk mengidentifikasi minyak nilam yang dipalsukan dengan minyak keruing dan minyak jarak.&#13;
&#13;
Kata kunci: minyak nilam, minyak keruing, minyak jarak, IoT, NIR, PCA, PLS-DA, SVMC</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106289</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-11 02:25:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-11 08:56:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>