KINERJA GURU SERTIFIKASI DALAM MENINGKATKANRNMUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI SAMATIGARNKABUPATEN ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KINERJA GURU SERTIFIKASI DALAM MENINGKATKANRNMUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI SAMATIGARNKABUPATEN ACEH BARAT


Pengarang

SUMARNI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1209200050069

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.12

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KINERJA GURU SERTIFIKASI DALAM MENINGKATKAN
MUTU PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 1 SAMATIGA
KABUPATEN ACEH BARAT

Oleh: Sumarni
NIM: 1209200050069

Komisi Pembimbing:
1. Dr. Nasir Usman, M. Pd.
2. Dr. Bahrun, M. Pd.

ABSTRAK

Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat kompetensi atau surat keterangan sebagai pengakuan terhadap kemampuan seseorang dalam melakukan suatu pekerjaan setelah lulus uji kompetensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja guru dalam perencanaan sertifikasi, meliputi: program guru sertifikasi; kemampuan guru sertifikasi; dan hambatan guru sertifikasi. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru sertifikasi, Kepala Sekolah dan Pengawas di SMA Negeri 1 Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Program guru sertifikasi dalam menyusun perencanaan pembelajaran kurang mendapatkan bimbingan dari kepala sekolah, dan jarang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan seperti MGMP; (2) Kemampuan yang harus dimiliki guru sertifikasi dalam pelaksanaan pembelajaran meliputi: kemampuan membuka pembelajaran, menguasai bahan ajar, pengelolaan kelas, menggunakan media dan sumber belajar, penggunaan metode pembelajaran, dan menutup pembelajaran; dan (3) Hambatan guru sertifikasi dalam meningkatkan mutu pendidikan ialah jumlah guru yang tidak merata di daerah terpencil dan bertumpuk di ibukota kecamatan atau kabupaten sehingga semakin mempersulit untuk memenuhi jam wajib mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu, dengan upaya yang ditempuh yaitu mencari jam mengajar ke sekolah lain. Diharapkan kepada pengawas dan kepala sekolah supaya memberikan bimbingan dan dorongan kepada guru sertifikasi tentang program dan kemampuan secara efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

Kata Kunci: Kinerja Guru Sertifikasi dan Mutu Pendidikan







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK