<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106265">
 <titleInfo>
  <title>INTEGRASI PASAR DAN DAYA SAING  KAKAO INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Ridha</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis integrasi pasar biji kakao, kakao olahan Indonesia dan pasar biji kakao dunia. (2) untuk menganalisis transmisi harga asimetris biji kakao di tingkat produsen (petani) dengan produk kakao olahan Indonesia dan pasar biji kakao dunia. (3) untuk menganalisis tingkat daya saing ekspor biji kakao dan kakao olahan Indonesia di pasar internasional. (4) untuk menganalisis struktur pasar kakao olahan di negara tujuan ekspor Indonesia. Untuk mencapai tujuan penelitian digunakan metode analisis yaitu model Nonlinier autoregressive distributed lag, Normalized Revealed Comparative Advantage, Rasio Konsentrasi dan Herfindahl-Hirschman indeks. Variabel penelitian yang digunakan terdiri dari harga biji kakao di tingkat produsen, harga biji kakao di pasar global, harga ekspor pasta kakao, pajak ekspor sebagai variabel dummy, dan nilai ekspor kakao olahan (pasta, butter dan bubuk kakao). Untuk menganalisis tujuan 1 dan 2 digunakan data bulanan Januari 2007 - Desember 2020. Sedangkan data tahun 2007-2020 digunakan untuk menganalisis tujuan 3 dan 4. Hasil penelitian (1) terdapat kointegrasi asimetris antara pasar biji kakao global dan harga pasta kakao terhadap harga kakao petani di Indonesia. (2) adanya bukti transmisi harga asimetris negatif dimana guncangan harga negatif (penurunan) di pasar global dan pasta kakao lebih cepat ditransmisikan ke harga petani daripada guncangan harga positif. Penyesuaian harga terjadi dalam besaran dan kecepatan. Tingginya koefisien transmisi harga asimetris negatif menunjukkan tidak kompetitifnya rantai pasokan-permintaan kakao Indonesia. (3) daya saing ekspor kakao olahan Indonesia meningkat secara signifikan pasca pemberlakukan pajak ekspor biji kakao. (4) hasil estimasi struktur pasar kakao di pasar global berbentuk oligopoli. Implikasi dari pajak ekspor biji kakao telah menurunkan harga biji kakao di tingkat produsen sebesar 2,3 persen.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MARKETING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INTERNATIONAL TRADE</topic>
 </subject>
 <classification>382</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106265</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-08 13:36:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-24 10:48:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>