<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106258">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KEPUTIHAN (FLUOR ALBUS) DI SMA NEGERI 1 BLANGKEJEREN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Juvenita Sartika Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pengetahuan remaja tentang Fluor albus dapat membantu pengenalan berbagai  hal tentang keputihan sehingga sangat mempengaruhi motivasi  dalam pencegahan dan penanggulangan akibat dari Fluor albus.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang Fluor albus di SMA Negeri  1 Blangkejeren.  Desain penelitian adalah  deskriptif dan metode pengambilan sampel Probability  Sampling. Penelitian dilakukan  tanggal 9-21  Januari 2012 terhadap 32 siswi  dengan kuesioner dalam bentuk pilihan jawaban.  Hasil  penelitian ditunjukan sebagian besar responden dengan pengetahuan yang cukup sebanyak 23 responden remaja atau 71,9% yang terdiri  dari pengetahuan yang cukup mengenai  pengertian&#13;
75,0%,  pengetahuan yang cukup mengenai  klarisifikasi  81,3%,  pengetahuan yang cukup mengenai  gejala 81,3%,  pengetahuan yang cukup mengenai faktor penyebab&#13;
87,5%, pengetahuan yang cukup mengenai cara pencegahan 78,1%, dan pengetahuan yang cukup mengenai cara penanggulangan 81,3%. Kesimpulan diperlihatkan pengetahuan remaja sudah cukup baik.  Peneliti  menyarankan kepada remaja agar meningkatkan   pengetahuan  mengenai   Fluor   albus   melalui    berbagai   sumber informasi. Kepada petugas kesehatan, peneliti  menyarankan memberikan penyuluhan tentang Fluor albus sejak dini  untuk membantu meningkatkan kesehatan reproduksi wanita.  Kepada peneliti lain  agar melakukan penelitian mengenai  faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan remaja tentang Fluor albus.&#13;
&#13;
Kata kunci       :   Pengetahuan, Remaja, Fluor albus.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FEMALE GENITAL DISEASES - HUMANS - GYNECOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>618.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106258</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-08 10:38:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-08 15:47:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>