<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106244">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK TOMAT DALAM PENGENCER NACL - KUNING TELUR TERHADAP FERTILITAS DAN DAYA TETAS TELUR AYAM KAMPUNG SETELAH INSEMINASI BUATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.RAJA PHONNA RIZKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Komposisi pengencer sangat mempengaruhi keberhasilan inseminasi buatan. Ekstrak tomat mengandung bahan nutrisi dan antioksidan yang dibutuhkan pengencer untuk meningkatkan motilitas dan fertilitas sel sperma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ektrak tomat dalam pengencer NaCl - kuning telur terhadap fertilitas telur dan daya tetas telur ayam kampung setelah inseminasi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola searah yang terdiri atas 3 kelompok perlakuan yaitu, kelompok kontrol (P0) adalah perlakuan semen yang diencerkan dengan NaCl - kuning telur. Kelompok perlakuan (P1) adalah perlakuan semen yang diencerkan dengan NaCl - kuning telur dan ditambahkan ekstrak tomat sebanyak 10 mg/100 ml pengencer. Kelompok perlakuan (P2) adalah perlakuan semen yang diencerkan dengan NaCl - kuning telur dan ditambahkan ekstrak tomat sebanyak 20 mg/100 ml pengencer. Masing-masing kelompok diulangi sebanyak 6 kali. Inseminasi pada betina produktif dilakukan dengan metode intravaginal selang waktu 2 hari sekali. Fertilitas telur diamati dengan cara peneropongan telur setelah 4 hari dan daya tetas telur diamati setelah 21 hari pengeraman. Data fertilitas dan daya tetas telur dianalisis menggunakan analisis of variance (ANOVA), yang dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata fertilitas dan daya tetas telur ayam kampung setelah inseminasi buatan pada kelompok P0, P1 dan P2 adalah 56,00 ± 16,73 %, 68,00 ± 22,80 % dan 84,00 ± 16,73 % dan daya tetas telur adalah 52,00 ± 10,95 %, 60,00 ±14,14 % dan 72,00 ± 10,95 %. Tingkat fertilitas dan daya tetas telur pada kelompok P2 lebih tinggi secara nyata (P0,05) dengan P1. Fertilitas dan daya tetas telur pada P1 tidak berbeda secara nyata (P&gt;0,05) dibandingkan dengan P0. Kesimpulan Penambahan ekstrak tomat 20 mg/100 ml pengencer NaCl – kuning telur lebih baik dari pada penambahan ekstrak tomat 10 mg/100 ml pengencer NaCl – kuning telur.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHICKENS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ARTIFICIAL INSEMINATION - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <classification>636.082 45</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106244</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-07 11:34:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-20 15:39:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>