<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106178">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN JUMLAH POPULASI LARVA BLACK SOLDIER FLY (HERMETIA ILLUCENS) DENGAN POPULASI LALAT RUMAH (MUSCA DOMESTICA) PADA FESES AYAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EVAN KURNIAWAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan populasi lalat rumah (Musca domestika) merupakan salah satu indikator pencemaran asal peternakan ayam akibat feses ayam yang dihasilkan. Populasi lalat rumah (Musca domestica) asal peternakan dapat dikurangi dengan menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF), namun belum diketahui jumlah larva BSF yang tepat untuk mengurangi populasi lalat rumah (Musca domestica). Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah keberadaan larva BSF pada media limbah feses ayam dalam menghambat populasi lalat rumah (Musca domestica). Sampel penelitian menggunakan larva BSF yang berumur 7 hari yang diperoleh dari hasil pemancingan lalat BSF dari alam menggunakan limbah organik untuk bertelur dan menghasilkan larva. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tanpa penambahan larva (P0), 100 gram (P1), 200 gram (P2) dan 300 gram (P3) kedalam 1 kg feses ayam  yang ditebar pada wadah 50 cm x 50 cm. Variabel yang diamati adalah jumlah lalat rumah (Musca domestica) yang hinggap pada setiap feses perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah lalat yang hinggap pada feses ayam dengan penambahan larva BSF sebanyak 0 gram, 100 gram, 200 gram dan 300 gram per kg feses ayam masing-masing adalah 34,33±12,9 ekor, 22.33±10,2 ekor, 16,33±2,8 ekor, 11,00±2,6 ekor. Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa populasi lalat rumah (Musca domestica) berkurang secara signifikan (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FLIES - DISEASE CARRIERS</topic>
 </subject>
 <classification>571.986</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106178</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-28 11:39:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-28 16:17:45</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>