HUBUNGAN PERSEPSI KELUARGA DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR LANSIA MENURUT TEORI HIRARKI KEBUTUHAN MASLOW DI KELURAHAN LAKSANA KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH TAHUN 2007 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PERSEPSI KELUARGA DENGAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR LANSIA MENURUT TEORI HIRARKI KEBUTUHAN MASLOW DI KELURAHAN LAKSANA KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH TAHUN 2007


Pengarang

Andri Juanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0171120005

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2007

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Persepsi adalah pengalaman tentang objek, peristiwa atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Teori Hirarki Kebutuhan Maslow adalah terdiri dari kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan, kebutuhan akan cinta dan dicintai, kebutuhan akan harga diri serta kebutuhan akan aktualisasi diri. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan persepsi keluarga dengan pemenuhan kebutuhan dasar lansia menurut Teori Hirarki Kebutuhan Maslow di Kelurahan Laksana Kecamatan Kuta Alam Banda Aceb. Pengumpulan data mulai tanggal 6 maret sampai dengan 13 Maret 2007. Jenis penelitian ini dilakukan dengan deskriptif korelatif serta pengambilan sampel dengan metode purposive sampling, jumlah sampel 58 keluarga dan 58 lansia dengan menggunakan kuisioner yang dilakukan dengan 2 tahap : tahap pertama pengumpulan data dilakukan terbadap keluarga dengan cara mengedarkan kuisioner dan menje1askan item pemyataan yang dianggap perlu, tahap kedua pengumpulan data terhadap lansia dilakukan dengan menggunakan wawancara. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan (a) :0,05 dan derajat kebebasan (df) : 1 (i label = 3,481), sehingga diperoleh hasil t hitung hubungan persepsi keluarga dengan pemenuhan kebutuhan dasar lansia menurut Teori Hirarki Kebutuhan Maslow
13,518, Sikap keluaga dengan pemenuhan kebutuhan dasar lansia menurut Teori Hirarki Kebutuhan Maslow 8,712, kepentingan keluarga dengan pemenuhan kebutuhan dasar lansia menurut Teori Hirarki Kebutuhan Maslow 8,29 dan harapan keluarga dengan pemenuhan kebutuhan dasar lansia menurut Teori Hirarki Kebutuhan Maslow 11,608 . kesimpulan basil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara persepsi , sikap, kepentingan dan harapan keluarga dengan pemenuhan kebutuhan dasar lansia menurut Teori Hirarki Kebutuhan Maslow. Dalam penelitian ini penulis menyarankan kepada keluarga untuk lebih sering memperhatikan persepsi (sikap, kepentingan, harapan) dalam pemenuhan kebutuhan dasar lansia.

Kata Kunci : Persepsi, keluarga, Teori Hirarki Kebutuhan Maslow

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK