<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106148">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN IBU DALAM PERAWATAN BAYI DI DESA ATEUK CUT KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Suriani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata  Kunci    :   Peran Ibu, Perawatan  Bayi&#13;
&#13;
Hubungan antara  ibu dan  anak  merupakan anugerah Allah  swt,  dengan merawat anak secara baik akan tercipta hubungan batin secara mendalam. Bayi merupakan  makhluk  yang lemah sehingga perlu diberikan perawatan. Masalah dalam penelitian ini adalah para ibu-ibu yang mempunyai  bayi di desa Ateuk Cut kecamatan Simpang Tiga kabupaten  Aceh Besar kurang memperhatikan  cara merawat bayi yang baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kiat-kiat yang dilakukan oleh ibu-ibu dalam perawatan bayi  serta hambatan yang dihadapi oleh ibu rumah tangga dalam merawat bayinya. Penelitian ini dilaksanakan  dengan metode deskriptif kualitatif, data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ibu dalam merawat bayi sangat tinggi, namun ada diantara responden yang masih melakukan kesalahan- kesalahan dalam perawatan bayi seperti membubuhkan  ramuan pada tali pusat yang belum lepas, membuang  ASI pertama yang diproduksi  oleh ibu dan memandikan  bayi yang baru saja lahir. Hal ini dilakukan  karena kurangnya  pengetahuan  para responden dalam merawat bayi. Cara-cara yang dilakukanpun bervariasi  antara responden yang satu dengan responden yang lain. Ada yang menggunakan cara tradisional, cara modern dan ada juga  perpaduan tradisional dan  modern. Adapun hambatan atau kendala yang ditemui  responden yang mempunyai bayi antara lain: dalam memilih makanan yang cocok untuk bayi mereka; suami yang kurang mampu untuk membelikan susu atau makanan tambahan untuk bayi; kewalahan responden yang tanpa ada bantuan dari orang lain dalam merawat bayinya; ketika bayi mengalami demam; dan ada juga responden yang mengalami  hambatan pada saat memandikan bayinya karena masih sangat kecil. Disarankan kepada responden untuk. senantiasa selalu merawat bayi dengan baik dan selalu bekerjasama  baik dengan bidan maupun dokter anak dan mencari infonnasi tentang perawatan bayi agar memperoleh ilmu yang bermanfaat.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILD CARE</topic>
 </subject>
 <classification>649.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106148</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-27 12:21:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-11-23 11:28:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>