HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWI TERHADAP KEJADIAN FLUOR ALBUS DI AKADEMI KEBIDANAN NADHIRAH BANDA ACEH TAHUN 2012 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWI TERHADAP KEJADIAN FLUOR ALBUS DI AKADEMI KEBIDANAN NADHIRAH BANDA ACEH TAHUN 2012


Pengarang

Rizqi fajrin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

08071010184

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

614.559 3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Menurut data internasional 75% wanita minimal pernah mengalami kandidiasis atau fluor albus satu kali dalam kehidupannya. Penyebab fluor albus patologik paling sering disebabkan oleh infeksi. Pengetahuan mengenai fluor albus merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang untuk menghindari terjadinya infeksi yang dapat menyebabkan fluor albus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan terhadap kejadian fluor albus pada mahasiswi di Akademi Kebidanan Nadhirah Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakan mulai bulan Mei 2011 hingga Mei 2012. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi Akbid Nadhirah Banda Aceh pada tahun 2012 yang berjumlah 140 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara proportional stratified random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan cara menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan melalui univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik chi-square Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan mahasiswi mengenai fluor albus berada dalam kategori tinggi sebanyak 54,8% dan yang berada dalam kategori rendah sebanyak 45,2%. Kejadian fluor albus patologis yang didapat lebih sedikit (33,7%) dibandingkan yang fisiologis (66,3%). Hasil uji statistik chi-square (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK