<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106105">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Hikmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manajemen   nyeri  merupakan   metode  atau  tindakan  pereda  nyeri  non  farmakologis   yang biasanya  mempunyai   resiko  yang  sangat  rendah,  yang  terdiri  dari teknik  relaksasi,  teknik distraksi   dan  teknik   stimulasi    kulit.   Meskipun    tindakan   tersebut    bukan   merupakan pengganti     untuk     obat-obatan,     tindakan     tersebut    diperlukan   atau    sesuai     untuk mempersingkat   episode  nyeri yang berlengsung   hanya beberapa  detik atau menit, Dengan melakukan    tindakan    manajemen    nyeri   dapat   mengurangi    rasa   nyeri.   Penelitian    ini bertujuan    mengindentifikasi     alternatif    tindakan    manajemen    nyeri   pada   mahasiwa/i peningkatan   asam  lambung   di  Program   Studi  Ilmu Keperawatan    Fakultas   Kedokteran Universitas    Syiah   Kuala   Banda   Aceh   Tahun   2007.   Desain   penelitian    ini  bersifat deskriptif   eksploratif   dan  jumlah   sampel   yang  menjadi   responden  sebanyak   35  orang. Pengumpulan   data  pada penelitian   ini dilakukan  dari  tanggal  26 Maret  sampai   10 April  2007,   menggunakan    kuisioner   dengan   metode   angket.   Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  tindakan   manajemen   nyeri  dilakukan   dengan  baik sebanyak   18 orang  (51,43%), yang  menggunakan   tindakan manajemen   nyeri  teknik. relaksasi dengan  baik  sebanyak   18 orang  (51,43%),  menggunakan   tindakan manajemen  nyeri  teknik distraksi  dengan  kurang baik  sebanyak   18 orang  (51,43%)   dan menggunakan   tindakan manajemen   nyeri  teknik stimulasi   kulit  dengan  kurang  baik  sebanyak   18 orang  (51,43%).  Dengan  menggunakan tindakan  manajemen   nyeri  sesuai  dengan  caranya  dapat  mengurangi   rasa nyeri  pada  saat peningkatan   asam  lambung.  Diharapkan   kepada  peneliti  lain  agar  melakukan   penelitian lanjutan  tentang  aspek-aspek  yang mempengaruhi   peningkatan  asam  lambung.&#13;
&#13;
Kata kunci   :  Manajemen  nyeri, Peningkatan  asam  lambung. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PAIN - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GASTROINTESTINAL DISEASES</topic>
 </subject>
 <classification>612.88</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106105</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 14:46:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-26 10:07:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>