<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106086">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP VAKSIN COVID-19 PADA SANTRI DAYAH MODERN DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YASMIN AUFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keperawatan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Vaksin merupakan terobosan terbaru saat ini yang dilakukan untuk  mengatasi pandemi COVID-19 untuk menciptakan herd immunity pada masyarakat. Tingginya angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia menyebabkan masyarakat mengalami kecemasan yang tinggi. Sehingga pemerintah menganjurkan untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia. Namun banyaknya berita palsu dan teori konspirasi mengenai vaksin mengakibatkan masyarakat menjadi cemas. Hal tersebut tidak terkecuali kepada para santri di Banda Aceh. Maka dari itu penulis meneliti bagaimana gambaran tingkat kecemasan terhadap vaksin COVID-19 pada santri dayah modern di Banda Aceh. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan descriptive research. Desain penelitian yang digunakan ialah cross sectional study. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh santri Dayah Modern Darul Ulum Banda Aceh yang belum vaksin berjumlah 619 santri. Besar sampel penelitian ini ditentukan berdasarkan rumus Slovin sehingga didapatkan jumlah sampel sebesar 244 santri. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non-probability sampling yaitu teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Kuesioner diberikan kepada sampel secara online melalui google form. Variabel kecemasan terhadap vaksin COVID-19 diukur dengan menggunakan kuesioner Zung-Self Anxiety Rate Scale (SAS/SRAS).  Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 118 responden (48,4%) yang masuk dalam kategori kecemasan ringan, 84 responden (34,4%) dalam kategori tidak cemas, 32 responden (13,1%) dalam kategori kecemasan sedang, serta 10 responden (4,1%) dalam kategori kecemasan berat. Saran untuk peneliti selanjutnya diahrapkan untuk menganalisis beberapa variable, seperti hubungan tingkat pemahaman agama terhadap tingkat kecemasan vaksin COVID-19. Namun terlepas dari hal tersebut, penelitian ini memiliki keterbatasan sebab penelitian ini dilakukan secara online menggunakan media google form sehingga kemungkinan santri akan sulit bertanya terkait kuesioner yang kurang dipahami.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANXIETY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>VACCINATION - DISEASE CONTROL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PANDEMICS - SOCIAL EFFECTS</topic>
 </subject>
 <classification>614.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106086</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 10:09:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 11:52:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>