<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106083">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS BAHAN MIKRO-NANO DARI CANGKANG TIRAM (CRASSOSTEA GIGAS), FE3O4 DAN ASAM HUMAT SEBAGAI ADSORBEN UNTUK ADSORPSI TIMBAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Novia Monica Sary</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: adsorpsi; asam humat; cangkang tiram Crassostea gigas;  Fe3O4; FTIR; timbal; SEM dan XRD&#13;
&#13;
Timbal (Pb) memiliki massa jenis lebih besar dari 5 g/cm3 sehingga termasuk kategori logam berat. Limbah yang mengandung logam berat  tidak boleh dibuang sembarangan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kadar logam berat timbal adalah dengan cara adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH dan waktu kontak adsorpsi timbal (II) oleh adsorben cangkang tiram Crassostea gigas, Fe3O4, dan asam humat teraktivasi asam nitrat dengan konsentrasi 15 mg/L. Adsorben tersebut dikarakterisasi dengan menggunakan SEM, XRD dan FTIR. Kapasitas adsorben cangkang tiram Crassostea gigas, Fe3O4, dan asam humat layak digunakan sebagai adsorben karena dari hasil uji karakterisasi SEM terlihat memiliki banyak pori yang terbentuk dengan luas permukaan pori sebesar 9,9 (miu m), uji karakterisasi XRD terlihat intensitas puncak yang terbentuk pada sudut yaitu 35,5; 15,8; dan 14,3, sehingga semakin tinggi intensitasnya maka kekeristalannya semakin baik dan uji FTIR menandakan bahwa adsorben cangkang tiram Crassostea gigas, Fe3O4, dan asam humat mampu menyerap ion logam. Adsorben cangkang tiram Crassostea gigas, Fe3O4, dan asam humat memiliki daya serap tinggi yaitu 12,0 % pada kondisi optimum , adapun kondisi optimum terjadi pada pH 3, waktu kontak 40 menit, masa adsorben 1 g dan konsentrasi 15 mg/L.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADSORPTION - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEAD - CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>546.688</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106083</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-24 15:29:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 09:50:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>