<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106076">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PENGGUNAAN  EKUALISASI  HISTOGRAM PADA KINERJA  SISTEM PENCOCOKAN  IRIS MATA BERBASIS PHASE ONLY  CORRELATION (POC)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sayed Mousa ve Furwazi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Iris  mata  pada  setiap   manusia   berbeda-beda  bahkan  pada  manusia   yang  kembar sekalipun,   karena   pada   dasarnya   iris   mata   manusia   tidak   tergantung  pada   sifat genetik.  Iris  mata pada  mata kiri dan  kanan juga  berbeda.  Sistem  biometrik  adalah suatu   metode   identifikasi   individu   berdasarkan   karakteristik    unik  yang   dimiliki individu  tersebut.   lris  mata  merupakan   salah  satu  sistem  biometrik  dengan  tingkat akurasi  lebih  tinggi  bila  dibandingkan dengan  biometrik yang  lainnya.  Phase  Only Correlation    (POC)    adalah    salah   satu   metode    untuk    melakukan    pencocokan berdasarkan  phase  dari  dua  buah  citra.  Sebelumnya   telah  ada  penelitian   tentang pencocokan  citra   iris  mata  berbasis  Phase   Only Corelation  (POC),   namun  hasil penelitian  tersebut  belum  maksimal  karena  citra  yang digunakan  blur.  Maka  dari  itu pada  penelitian  ini ekualisasi  histogram  digunakan  untuk meningkatkan   ketajaman citra   iris  mata   yang   awalnya   blur   dengan   tujuan   untuk   melihat   seberapa   besar pengaruh   ekualisasi   histogram   dalam  meningkatkan  nilai korelasi  POC.  Citra  iris mata   yang   telah   dinormalisasi    kemudian   diekualisasi   histogramnya.   Setelah   itu dilakukan  pencocokan dengan  metode POC. Hasil pencocokan  tersebut  dibandingkan dengan  pencocokan  citra  iris mata yang  tidak diekualisasi histogramnya.   Dari hasil simulasi yang dilakukan  dapat  disimpulkan  bahwa  penggunaan   ekualisasi  histogram tidak  memiliki  kontribusi  yang  sangat  signifikan  dalam  meningkatkan   nilai korelasi pada pencocokan  citra iris mata berbasis POC.&#13;
&#13;
Kata kunci : pencocokan iris, phase only correlation  (POC),  blur, ekualisasi histogram,  biometrik&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>IMAGE PROCESSING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIOMETRICS</topic>
 </subject>
 <classification>621.367</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106076</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-24 10:44:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-24 11:11:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>