HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN GIZI DENGAN STATUS GIZI LANJUT USIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN GIZI DENGAN STATUS GIZI LANJUT USIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2011


Pengarang

Elferawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101190025

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

613.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Masalah gizi adalah masalah yang mungkin terjadi pada lansia yang erat kaitannya dengan masukan makanan dan metabolisme tubuh serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Hal ini disebabkan oleh terjadinya proses degradasi yang berlangsung sangat cepat yang mengakibatkan terjadinya perubahan status gizi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi lanjut usia di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh Tahun 201 1. Desain penelitian yang digunakan deskriptive corelative dengan pendekatan cross sectional study, Penelitian ini dilakukan dari tanggal 26 - 29 Oktober 2011 di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh dengan jumlah responden 49 orang Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk dikotomi. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan total sampling, analisa bivariat dengan mengunakan uji statistik chi-square test (x2). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi dengan status gizi lanjut usia, diantaranya aktivitas fisik, depresi dan kondisi mental. pengobatan, penyakit dan kemunduran biologis dengan status gizi lanjut usia dengan nilai p-value < 0,05. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan bahwa status gizi lansia sudah berada dalam kategori normal, maka peneliti menyarankan kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh agar dapat selalu memperhatikan kebutuhan gizi lansia sehingga tidak ada lansia yang mengalami gizi lebih atau kurang.

Kata Kunci : Lansia, Faktor-faktor Kebutuhan Gizi, Status Gizi

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK