GAMBARAN KUALITAS HIDUP LANSIA (WHOOOL BREF THEORY) DI DESA PEUNYERAT KECAMATAN BANDA RAYA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2010 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KUALITAS HIDUP LANSIA (WHOOOL BREF THEORY) DI DESA PEUNYERAT KECAMATAN BANDA RAYA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2010


Pengarang

Desrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0207101020022

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2010

Bahasa

Indonesia

No Classification

613.043

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bertambahnya usia tidak dapat dihindari penurunan kondisi fisik, baik berupa berkurangnya kekuatan fisik yang menyebabkan individu menjadi cepat lelah maupun menurunnya kecepatan reaksi yang menyebabkan gerak-geriknya menjadi lamban. Selain itu timbulnya penyakit yang biasanya juga tidak hanya satu macam tetapi multipel, menyebabkan usia lanjut memerlukan bantuan, perawatan dan obat-obatan untuk proses penyembuhan atau sekedar mempertahankan agar penyakitnya tidak bertambah parah. Namun demikian, kualitas hidup harus diupayakan tetap terjaga sehingga dapat tetap sehat, aktif, dan mandiri. aspek-aspek kualitas hidup yang paling sering muncul ke dalam lima kelompok besar aspek kualitas hidup yakni aspek kesejahteraan fisik (physical wellbeing), kesejahteraan material (material wellbeing), kesejahteraan sosial (social wellbeing), pengembangan dan aktivitas (development and activity),dan kesejahteraan emosional (emotional wellbeing) (Falce dan Perry, 1995). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup lansia di Desa Peunyerat Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh dengan pendekatan teori WHOQOL BREF. Pengumpulan data dari tanggal 28 Juni sampai 02 Juli 2010, desain penelitian deskriptif eksploratif. Metoda pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling dengan menggunakan metode non probabilitas sampling, sampel berjumlah 55 orang. Data dikumpulkan dan diukur dengan menggunakan kuesioner baku dan dianalisis dengan menggunakan distribusi frekuensi, diperoleh data kualitas hidup lansia di Desa Peunyerat secara umum berada pada kategori baik sebanyak 30 orang responden (54,55%) dan 55 orang lansia. Kualitas hidup lansia dilihat berdasarkan kesejahteraan fisik berada pada kategori kurang sebanyak 31 orang responden (56,36%), berdasarkan kesejahteraan material berada pada kategori kurang sebanyak 30 orang responden (54,55%), berdasarkan kesejahteraan sosial berada pada kategori baik sebanyak 33 orang responden (60%), berdasarkan pengembangan dan aktivitas berada pada kategori baik sebanyak 31 orang responden (56,36%), berdasarkan aspek emosional berada pada kategori baik sebanyak 30 orang responden (54,55%). Dalam penelitian ini penulis menyarankan kepada keluarga agar memberikan perhatian dan dukungan terhadap lansia terutama hal-hal yang berhubungan kualitas hidup.

Kata kunci : Kualitas Hidup, Lansia, WHO QOL-BREF

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK