<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106030">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGIES AND PROBLEMS  FACED IN TEACHING AND  LEARNING ENGLISH THROUG ONLINE LEARNING DURING PANDEMI COVID-19</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITTI WULANDARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas kip (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pandemi virus corona (Covid-19) telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, termasuk sistem pendidikan. Kebijakan belajar dari rumah selama wabah Covid-19 menimbulkan masalah baru dalam sistem belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan sejumlah strategi yang diterapkan serta permasalahan yang dihadapi guru dalam melaksanakan pembelajaran online di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif. Subjek penelitian adalah tiga orang guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara yang dikumpulkan dari tiga guru bahasa Inggris di SMA Negeri 4 Banda Aceh. Temuan menunjukkan ada dua strategi pengajaran yang diterapkan oleh guru, yaitu; menerapkan online chat WhatsApp dan menjaga interaksi dengan orang tua siswa untuk mendukung aktivitas siswa dan menjelaskan rencana pembelajaran saat proses belajar mengajar online. Beberapa masalah juga muncul selama pembelajaran online, total 9 masalah. Permasalahan pengajaran yang muncul antara lain: akses internet, ketidakmampuan mengakses teknologi, kesulitan dalam menjelaskan materi, fleksibilitas dalam mengontrol dan mengatur kegiatan siswa, ketidakdisiplinan, memakan waktu, kurangnya motivasi siswa, siswa tidak hadir di kelas online, dan terakhir dukungan orang tua. sistem.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL PLANNING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS - ELEMENTARY EDUCATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>STUDENT DISCIPLINE</topic>
 </subject>
 <classification>372.13</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106030</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-20 15:00:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-20 16:21:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>