<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="10603">
 <titleInfo>
  <title>PENGUJIAN ANOMALI WINNER-LOSER:</title>
  <subTitle>STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN INDUSTRI MANUFAKTUR  DI BURSA EFEK INDONESIA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ERNITA MARZUKI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menguji keberadaan anomali winner-loser pada perusahaan industri manufaktur di Bursa Efek Indonesia. Pengujian salah satu anomali pasar ini dilakukan pada lima observasi dengan rentan waktu yang berbeda. Setiap observasi terdiri dari satu periode formasi dan satu periode pengujian. Periode formasi ditetapkan untuk pembentukan portofolio winner dan portofolio loser. Portofolio winner atau portofolio loser disortir dari cumulative abnormal return masing-masing perusahaan di industri manufaktur  pada periode formasi. Sepertiga dari cumulative abnormal return bagian atas diklasifikasikan sebagai portofolio winner dan sepertiga bagian bawah diklasifikasikan sebagai portofolio loser. Pengujian menggunakan data harga penutupan mingguan. Perilaku overreaksi yang menjadi penyebab terjadinya anomali winner-loser diindikasikan terjadi apabila adanya pembalikan harga (price reversal) pada portofolio winner atau portofolio loser antara periode formasi dan periode pengujian. Untuk melihat pembalikkan harga pada masing-masing portofolio di industry manufaktur maka dilakukan uji beda average abnormal return portofolio winner atau portofolio loser pada periode formasi dengan  average abnormal return portofolio winner atau portofolio loser pada periode  pengujian. Untuk memecahkan masalah tersebut digunakan teknik analisis data uji beda dua rata-rata (uji T-Paired) dengan bantuan Program SPSS For Windows. Hasil penelitian menunjukkan adanya perilaku overreaksi investor yang menyebabkan terjadinya anomali winner-loser di perusahaan industri manufaktur pada berbagai observasi baik pada portofolio winner maupun pada portofolio loser.  Secara tegas, hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat anomali winner-loser di Bursa Efek Indonesia yang ditemukan dalam kurun waktu yang separatis atau terpisah-pisah. &#13;
Kata Kunci: Anomali, Perilaku Overreaksi, Anomali Winner-Loser, Price Reversal, Abnormal Return, Average Abnormal Return.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MARKETING RESEARCH PROCEDURE-MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>10603</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-11-28 01:31:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-05-19 10:18:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>