<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="106003">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KARAKTERISTIK REMAJA AWAL (9-12 TAHUN) DENGAN KEJADIAN MENARCHE DI MIN RUKOH KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nandar Rosnita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja awal  merupakan  masa transisi  yang dimulai dari usia  9 tahun dan berakhir di usia&#13;
12  tahun.  Menarche  atau menstruasi  pertama  menjadi  hal  yang  penting  bagi  seorang remaja  awal   dan   perlu  mendapatkan   perhatian   khusus   karena  hal  ini   menandakan kedewasaan  biologis  seorang wanita. Studi epidemiologi mengungkapkan  fenomena yang menunjukkan  fakta  bahwa  menarche  wanita  di berbagai  belahan  dunia  akhir-akhir  ini semakin  cepat,  hal  ini  disebabkan  oleh keadaan  status  gizi, lingkungan serta  aktivitas fisik  yang   mempengaruhi   remaja   awal   tersebut.   Tujuan   penelitian   adalah   untuk mengetahui  hubungan  karakteristik  remaja  awal (9-12  tahun) dengan kejadian menarche di   MIN  Rukoh   kota   Banda   Aceh.   Jenis   penelitian   ini   adalah   deskriptif  korelatif. Pengambilan  sampel  dilakukan  dengan  menggunakan  tehnik stratified  random  sampling terhadap  52  responden.  Analisa data pada penelitian  ini  menggunakan   uji-chi-square. Hasil  penelitian  didapatkan  bahwa  gambaran  karakteristik  remaja  awal   (9-12  Tahun) dengan  kejadian  menarche yang terdiri  dari  3 sub variabel  yaitu status gizi  berada  pada kategori  gemuk  (69,2  %),  faktor  lingkungan  berada  pada  kategori baik  (46,2  %), dan faktor  aktivitas  fisik  berada  pada  kategori   baik (38,2 %).  Sedangkan hasil  penelitian bivariat yaitu  ada hubungan  antara status gizi dengan kejadian menarche (p value  0,001), ada hubungan  antara   faktor lingkungan dengan kejadian  menarche  (p value 0,021),  ada hubungan   antara    faktor  aktivitas   fiksi dengan   kejadian   menarche   (p  value   0,013). &#13;
berdasarkan hasil tersebut diharapkan kepada  remaja untuk  dapat memperhatikan status&#13;
gizi, faktor  lingkungan  serta  faktor aktivitas  fisik mereka  yang  mampu mempengaruhi&#13;
menarche,&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MENARCHE - HUMAN PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENT - PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>612.662</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>106003</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-19 11:48:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-19 12:17:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>