HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS DAN KUANTITAS ASI DENGAN KECUKUPAN ASI DI WILAYAH KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESARRNTAHUN 2012 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS DAN KUANTITAS ASI DENGAN KECUKUPAN ASI DI WILAYAH KECAMATAN INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESARRNTAHUN 2012


Pengarang

Nurfitriani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0807101020001

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

649.33

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kesuksesan ibu dalam memberikan ASI secara eksklusif menuntut ibu menyusui perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas supaya mampu mempersiapkan diri dan mampu mengatasi kendala yang dihadapi saat memberikan ASI Keadaan gizi bayi akan memburuk karena tidak memperoleh ASI yang cukup, Sehingga sangat rentan dengan berbagai penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahun ibu tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI dengan kecukupan ASI. Desain penelitian bersifat deskriptif korelasional dan menggunakan tekhnik pengambilan 47 sampel secara total sampling, Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 10 sampai dengan 20 April 2012 di Wilayah Kerja Puskesmas Lambaro Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar Tahun 2012. Alat pengumpulan data berapa kuesioner dalam bentuk skala Guttman yang terdiri dari 32 peryataan. Didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi pada masa menyusui dengan kecukupan ASI dengan p-value (0.168) > a (0.05), tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang penggunaan obat-obatan saat menyusui dengan kecukupan ASI dengan p-value (0.725) > a (0.05), tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang pengaruh isapan bayi dengan kecukupuan ASI dengan p-value (0,546) > a (0.05), ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang ketentraman jiwa dan pikiran dengan kecukupan ASI dengan p-value (0.02I) < a (0.05), tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang pengaruh persalinan dan kebijakan tempat persalinan
dengan kecukupan ASI dengan p-value (0.341) > a (0.05), ada hubungan antara
pengetahuan ibu tentang penggunaan alat kontrasepsi dengan kecukupan ASI dengan p- value (0.043) < a (0.05), tidak ada hubungan antara pengetahun ibu tentang perawatan payudara dengan kecukupan ASI dengan p-value (1,000) > a (0.05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya perawat agar dapat
lebih mengoptimalkan perannya dalam pemberian informasi secara akurat kepada ibu-ibu
menyusui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI yang dapat
mempengaruhi kecukupan ASI.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK