HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE ORGAN REPRODUKSI EKSTERNA TERHADAP KASUS KEPUTIHAN PADA SISWI DI MADRASAH ALIYAH SWASTA DARUL ULUM BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE ORGAN REPRODUKSI EKSTERNA TERHADAP KASUS KEPUTIHAN PADA SISWI DI MADRASAH ALIYAH SWASTA DARUL ULUM BANDA ACEH


Pengarang

Diana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0607101010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Remaja putri merupakan salah satu bagian dari populasi yang berisiko mengalami keputihan. Penyebab keputihan patologis antara lain disebabkan oleh jamur, bakteri atau parasit. Personal hygiene organ reproduksi eksternal merupakan salah satu faktor memegang peran penting untuk menghindari terjadinya infeksi yang dapat menyebabkan keputihan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan personal hygiene organ reproduksi ekstera dengan kejadian keputihan pada siswi di Madrasah Aliyah Swasta Darul Ulum Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dilaksanakn pada bulan Desember 2011. Populasi penelitian adalah seluruh siswi di Madrasab Aliyah Swasta Darul Ulum pada tahun 201 1 yang berjumlah 152 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara stratified random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan anamnesis. Analisa data dilakukan melalui univariat dan bivariat dengan menggunakan statistilc chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku hygiene organ reproduksi eksterna yang baik (54,5%) dan yang tidak baik (45,5%). Kasus keputihan patologis yang di clapat lebih sedikit (30,9%) dibandingkan yang tidak mengalami keputihan patologis (69,1%). Hasil uji statistik chi-square (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK