<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105910">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN KETERAMPILAN PROSES SAINS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN FISIKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Husna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keterampilan proses sains adalah keterampilan ilmiah yang terarah yang dapat digunakan untuk menemukan suatu konsep atau prinsip untuk mengembangkan konsep yang telah ada sebelumnya. Keterampilan proses sains adalah salah satu dimensi yang penting dalam literasi sains. Kenyataannya, dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di sekolah SMA Negeri 1 Peukan Baro didapatkan kemampuan literasi sains peserta didik masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik yang diajarkan dengan pendekatan keterampilan proses sains dengan yang diajarakan menggunakan model pembelajaran langsung pada pembelajaran Fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis eksperimen Non-Equivalent Control Group Desaign. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini peserta didik kelas XI MIA dengan sampel sebanyak 60 orang yang diambil secara random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dalam bentuk essay. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji rata-rata, N-gain dan uji independen sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata N-gain literasi sains kelas eksperimen 0,78 berada pada kategori tinggi dan N-gain kelas kontrol 0,58 berada pada kategori sedang, selain itu berdasarkan hasil uji independen sample t-test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik dalam pembelajaran Fisika yang diajarkan dengan pendekatan keterampilan proses sains dengan yang diajarkan menggunakan model pembelajaran langsung.&#13;
Kata Kunci: Keterampilan Proses Sains, Kemampuan Literasi Sains&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PHYSIC - STUDY AND TEACHING</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105910</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-13 16:15:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-25 12:01:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>