<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105900">
 <titleInfo>
  <title>EFIKASI PEMBERIAN CITICOLINE TERHADAP PERBAIKAN NYERI NEURIOPATIK, KECEPATAN HANTAR SARAF DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN NEUROPATI DIABETIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. Dedy Savradinata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Neuropati diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis paling sering ditemukan pada &#13;
diabetes melitus. Patogenesis terjadinya nyeri neuropati diabetik merupakan &#13;
kombinasi degenerasi dan demielinisasi aksonal. Citicoline memiliki beberapa &#13;
mekanisme neuroprotector, dapat mempertahankan integritas membran sel neuron yang &#13;
rusak. Penelitian ini menganalisis skala nyeri, kecepatan hantar saraf, dan skala &#13;
kualitas hidup pada pasien neuropati diabetik yang diberikan citicoline dan &#13;
kontrol. Penelitian adalah penelitian quasi-experimental dengan desain non &#13;
equivalent control group design, dengan metode single blind. Populasi dalam &#13;
penelitian ini adalah pasien neuropati diabetik di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda &#13;
Aceh dan menggunakan metode simple random sampling. Analisis data &#13;
menggunakan uji T independent untuk data berdistribusi normal dan uji Mann &#13;
Whitney untuk yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan &#13;
terdapat 60 pasien yang menjadi sampel penelitian, dibagi menjadi 2 kelompok, &#13;
perlakuan dan kontrol. Selisih rerata skor NRS setelah perlakuan menunjukkan &#13;
perbedaan yang signifikan, hasil Uji Mann-Whitney, p-value = 0,047. Selisih &#13;
rerata nilai KHS setelah perlakuan menunjukkan perbedaan yang signifikan, hasil &#13;
Uji T Independen, p-value = 0,001 . Selisih rerata skor EQ-5D setelah perlakuan &#13;
menunjukkan perbedaan yang signifikan, hasil Uji Mann-Whitney, p-value = &#13;
0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan perbaikan skala &#13;
nyeri neuropati, kecepatan hantar saraf, dan peningkatan kualitas hidup yang &#13;
signifikan pada pasien neuropati diabetik yang diberikan citicoline dibandingkan &#13;
dengan kontrol. &#13;
&#13;
 Kata Kunci: Neuropati diabetik, Citicoline, Skala Nyeri, Kecepatan Hantar Saraf, &#13;
Kualitas Hidup</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETIC NEPHROPATHIES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.61</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105900</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-13 11:21:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-31 10:41:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>