<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105872">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SIBLING RELATIONSHIPS DENGAN PERILAKU DELINKUENSI PADA REMAJA DI SMAN 7 BANDA  ACEH TAHUN  2013</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Marhamah Roja</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masa    remaja   merupakan     masa-masa   kritis  yang    memiliki   berbagai   masalah diantaranya masalah  perilaku.  Berdasarkan  fenomena yang ada  perilaku delinkuensi yang   terjadi    di   kalangan  remaja   semakin    meningkat. Faktor-faktor    yang mempengaruhi terbentuknya perilaku delinkuensi pada remaja cukup  beragam,  salah satunya yakni keharmonisan antar anggota keluarga. dimana hubungan antar saudara kandung  (sibling relationships)  termasuk di  dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  sibling relationships  dengan  perilaku delinkuensi pada remaja.  Desain  penelitian  bersifat  deskriptif korelatif dengan   pendekatan cross sectional   study.   Teknik    pengambilan   sampel   dilakukan dengan   metode total sampling,  dengan jumlah  sampel 42  responden.  Pengumpulan data  dilakukan   pada tanggal  22 s/d 23 Mei 2013  di SMAN  7 Banda Aceh Tahun 2013. Alat pengumpulan data  berupa  kuesioner  dalam  bentuk  skala  likert yang  terdiri dari 42 pernyataan. Metode  analisa  data  menggunakan uji  statistik  Chi-Square.  Uji hipotesa, p-value &gt; a&#13;
(0,05) maka Ho diterima. dan p-value  &lt; dari  a (0,05) maka Ho ditolak.  Hasil analisa&#13;
data didapatkan  bahwa  ada hubungan  sibling relationships dengan perilaku delinkuensi  (p=0,035),  ada hubungan  dimensi  kehangatan   sibling  relationships dengan perilaku  delinkuensi   (p=0,014)  dan  ada  hubungan  dimensi konflik sibling relationships dengan perilaku   delinkuensi  (p=0,014).  Dengan   hasil  penelitian  ini, diharapkan kepada  institusi  pendidikan   sekolah,    terutama    guru   untuk  dapat menyampaikan  masalah  siswa pada  orangtua serta berkomitmen bersama untuk membimbing  dan meningkatkan  hubungan   antar  saudara  kandung sehingga  dapat meningkatkan  kemampuan sosialisasi yang  mengarah pada pembentukkan perilaku anak  yang pro-sosial.&#13;
&#13;
Kata kunci  : Sibling Relationships,  Perilaku Delinkuensi, Remaja&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENT - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SIBLINGS-FAMILY RELATIONSHIPS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DELINQUENCY IN SCHOOLS</topic>
 </subject>
 <classification>155.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105872</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-11 12:23:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-12 15:29:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>