PERILAKU REMAJA PUTRI (10-14 TAHUN) DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI MIN 1 BANDA ACEH TAHUN 2009 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU REMAJA PUTRI (10-14 TAHUN) DALAM MENGHADAPI MENARCHE DI MIN 1 BANDA ACEH TAHUN 2009


Pengarang

Ridhayani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0507101020057

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.662

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Menarche merupakan peristiwa utama dalam sejarah kehidupan remaja, menarche menyebabkan perubahan yang cukup bermakna dalam konsep diri yang menyebabkan krisis identitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku remaja puteri (10-14 tahun) dalam menghadapi menarche di MIN 1 Banda Aceh tahun 2009. Desain penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja puteri yang telah mengalami menarche dengan pemilihan sampel secara non probability sampling berdasarkan teknik total sampling sebanyak 50 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3, 5, dan 8 Juni
2009. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang terdiri dari
21 pernyataan. Data hasil penelitian dianalisa secara manual dengan menggunakan rumus rata-rata dan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Dari hasil penelitian diperoleh pengetahuan remaja puteri tentang menarche berada pada kategori kurang (52%), sikap remaja puteri dalam menghadapi menarche berada pada kategori kurang (56%), tindakan remaja puteri dalam menghadapi menarche berada pada kategori kurang (62%). Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa perilaku remaja puteri MIN 1 Banda Aceh dalam menghadapi menarche berada pada kategori kurang (54%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan kepada orang tua dan tenaga pendidik (guru) agar dapat lebih mengoptimalkan perannya terhadap remaja puteri dengan memberikan pemahaman dan pengetahuan dini remaja puteri tentang menstruasi dan perubahan-perubahan yang akan terjadi pada awal masa remaja, sehingga mereka tidak mendapatkan informasi yang salah dan dapat terhindar dari perilaku yang menyimpang. Untuk perawat komunitas diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mensosialisasikan pengetahuan
tentang menstruasi pada anak tingkat sekolah dasar agar mereka dapat mengetahui
tentang perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhnya selama menstruasi.



Kata kunci : Perilaku, remaja, Menarche

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK