<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105843">
 <titleInfo>
  <title>TINGKAT  KEPATUHAN  IBU HAMIL TERHADAP  PEMERIKSAAN KEHAMILAN (ANTENATAL CARE) DI POLI KEBIDANAN DAN PENYAKIT KANDUNGAN RSUD DR. ZAINOEL  ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirza Ariandi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemeriksaan kehamilan (antenatal care) merupakan pemeriksaan yang dapat mengindetifikasi kelainan  atau bahaya yang mengancam  keselamatan  ibu serta janin selama   kehamilan.  Angka   Kematian   Ibu  (AKI)  di  Indonesia  menempati   urutan tertinggi  di  ASEAN  yaitu  mencapai  307  orang  per  I  00.000  kehamilan/persalinan pada  2002.  Tujuan  penelitian   ini  untuk   mendapalkan   informasi   tentang   tingkat kepatuhan   dan   faktor-faktor  yang   mempengaruhi    kepatuhan    ibu   hamil   dalam pemeriksaan   kehamilan.  Ini merupakan  penelitian  deskriptif dengan  metode  cross sectional survey yang dilakukan  dari tanggal  1-28 april 2011.  Sample non probability sampling  dengan  teknik  accidental  sampling dengan  jumlah responden  32  orang. Analisa  yang  digunakan  adalah  univariat.  Dari  hasil  penelitian,  tingkat kepatuhan responden  yang patuh sebesar 62,5%, pengetahuan  baik sebesar 53,12%, berdasarkan usia  responden  terbesar  yang  patuh  berusia  26-30  tahun  yaitu  34,36%,  dukungan keluarga  yang  mendukung   56,25%,  sosial  budaya  yang  mendukung   56,25%,  dan&#13;
40% responden terbesar yang patuh terhadap antenatal care memiliki  riwayat paritas&#13;
lebih   dari   2.   Dari   penelitian   ini  dapat   disimpulkan   bahwa   pengetahuan,   usia, dukungan  keluarga, sosial budaya dan paritas merupakan  faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan  seseorang.&#13;
Kata   kunci    :      pemeriksaan    kehamilan,    antenatal   care,    kepatuhan    ibu    hamil,&#13;
pengetahuan,  usia, dukungan  keluarga, sosial budaya, paritas&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PREGNANCY - OBSTETRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105843</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-10 10:38:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-12 09:52:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>