<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105831">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI  REMAJA (SISWA-SISWI  SMP NEGERI  2 BANDA ACEH) TENTANG  TAYANGAN PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI TAHUN 2007</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zaina Risma</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Persepsi masyarakat  yang masih awam untuk membicarakan masalah seks dengan anak  khususnya  remaja  merupakan  hal  yang  tabu  sehingga  remaja  berusaha mencari informasi  mengenai seks dari sumber informasi lain seperti buku porno, majalah  porno,  atau tayangan-tayangan dari  media massa yang  memuat tentang pornografi dan pornoaksi&#13;
Masa remaja  merupakan   salah  satu  bagian  perjalanan rentang hidup  manusia.&#13;
Secara  psikologis,  masa  remaja adalah  usia dimana  individu  berinteraksi  dengan masyarakat  dewasa,  Usia  remaja  laki-laki  dan perempuan  adalah   antara   14-16 tahun sampai  dengan  I7-19 tahun.  Pada  usia perkembangan tersebut, percepatan pertumbuhan fisik sangat  menonjol, sementara   itu  ciri  seks  primer  dan skunder pun ikut mengalami pertumbuhan. Proses pertumbuhan tentu saja mengarah pada bentuk   dan   pematangan  fungsi   seperti  layaknya  manusia dewasa.   Data hasil penelitian  dianalisis secara  manual  dan menggunakan  tabel distribusi   frekwensi. Dari  hasil  penelitian   diperoleh persepsi remaja  tentang  tayangan pornografi  dan pornoaksi di tinjau dari sikap 50,72%  berada  pada kategori negatif, motif 53,62% berada    pada   kategori  positif,    minat    52,17%   berada pada   kategori   positif. pengalaman 50,72% berada pada kategori  positif, harapan 52,17%  berada pada kategori   negatif,   kepentingan   52,17%   berada  pada kategori  negatif,   sasaran&#13;
55,07%  berada pada kategori positif,  situasi 57,97% berada pada  kategori  positif.&#13;
Secara  keseluruhan dapat  disimpulkan bahwa  persepsi remaja (siswa-siswi SMP Negeri   2  Banda aceh) tentang tayangan pornografi  dan  pornoaksi tahun 2007 berada pada  kategori  positif  (52,17%).  Berdasarkan  hasil   penelitian  tersebut disarankan  pada  orang  tua  dan  tenaga  pendidik (guru) untuk mengoptimalkan perannya terhadap  remaja agar  tidak  terjerumus  ke prilaku  yang  menyimpang. melakukan pembinaan dalam  berbagai  hal. Meningkatkan kreativitas, prestasi  dan&#13;
yang  terpenting sikap positif terhadap  hidup.&#13;
&#13;
Kata kunci      ;  Persepsi, Remaja, Pornografi dan  Pornoaksi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS - PHYSIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PORNOGRAPHY</topic>
 </subject>
 <classification>612.661</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105831</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-07 15:54:25</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-12 09:51:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>