<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105807">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN ULANG PENELUSURAN BANJIR PADA BANGUNAN PELIMPAH BENDUNGAN TIRO DENGAN METODE LEVEL POOL ROUTING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD FARHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bendungan Tiro adalah salah satu bendungan yang sedang direncanakan oleh pemerintah untuk menanggulangi permasalahan kekeringan dan banjir di Kabupaten Pidie, pemerintah telah merencanakan pembangunan Bendungan Tiro yang telah dilakukan dari tahun 2005 sampai tahun 2011 yang dikerjakan oleh PT. Wahana Adya. Bendungan Tiro terletak di Kecamatan Tiro Truseb, Kabupaten Pidie. Dengan luas DAS sebesar ±175 km2, dan luas genangan sebesar  ± 116,5 ha pada elevasi +122 m. Dalam perencanaan sebuah bendungan, penelusuran banjir merupakan salah satu hal yang diperhitungkan untuk mengetahui hidrograf outflow yang terjadi pada bangunan pelimpah (spillway) bendungan. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung ulang penelusuran banjir yang terjadi pada bangunan pelimpah Bendungan Tiro dengan menggunakan data pos hidrologi dan klimatologi yang relatif lebih dekat dengan bendungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi penelusuran banjir yang terjadi pada pelimpah Bendungan Tiro, dengan menggunakan data inflow yang merupakan data limpasan langsung dan aliran dasar (baseflow). Limpasan langsung atau direct runoff hydrograph (DRH) dihitung pada periode ulang tertentu menggunakan metode HSS Nakayasu. Perhitungan DRH  dilakukan pada setiap periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, 100, dan 1000, sehingga diperoleh Q2th, Q5th, Q10th, Q25th,  Q50th, Q100th, Q1000th, masing-masing sebesar 382,20 m3/det, 880,38 m3/det, 1179,42 m3/det, 1509,67 m3/det, 1723,25 m3/det, 1911,43 m3/det, dan 2442,89 m3/det. Aliran dasar (baseflow) dihitung dengan metode Mock berdasarkan data klimatologi Kota Bakti dan diperoleh baseflow sebesar 3,80 m3/det.  Penelusuran banjir yang dihitung dengan menggunakan metode level pool routing menunjukkan bahwa bangunan pelimpah (spillway) dapat memperlambat terjadinya aliran puncak hingga jam ke 12 serta mereduksi aliran yang keluar menjadi 452,64 m3/det pada penelusuran banjir menggunakan Q1000th.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FLOOD CONTROL - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>627.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105807</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-06 11:48:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-06 14:55:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>