HUBUNGAN DOSIS METFORMIN DENGAN KONTROL GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN OBESITAS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

HUBUNGAN DOSIS METFORMIN DENGAN KONTROL GLIKEMIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN OBESITAS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

dr. Kurniadi Abdullah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107601020017

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Penyakit Dalam / PDDIKTI : 11702

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.462

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hubungan Dosis Metformin Dengan Kontrol Glikemik Pada Pasien Diabetes
Melitus Tipe 2 Dengan Obesitas Di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Latar Belakang
Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) ditandai dengan adanya resistensi insulin dan defisiensi
insulin relatif. Metformin merupakan salah satu pilihan obat hiperglikemik oral. Dosis
pemberian metformin didasarkan pada respon terapi yang dimulai dengan dosis rendah.
Meskipun telah ada penelitian yang luas mengenai efek metformin terhadap kontrol
glikemik, hingga saat ini belum ada kesepakatan tentang dosis terapetik metformin.
Tujuan
Penelitian ini bertujuanmembandingkan kadar gula darah puasa, gula darah post prandial
dan HbA1c - paska pemberian metformin 1000 mg/hari, 1500 mg/hari dan 2000 mg/hari -
pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan obesitas.
Bahan dan Cara
Penelitian ini merupakan uji klinis tidak tersamar pada 41 pasien DMT2 dengan obesitas
yang dipilih secara consecutife sampling dari pasien yang berkeunjung ke poliklinik
Endokrin Metabolik Diabetik RSUD Dr Zainoel Abidin dalam periode Juni sampai
September 2014. Data yang diperoleh dianalisis dengan Uji One Way Anova, Kruskall-
Wallis dan Mann-Whitney.
Hasil
Penelitian ini menunjukkan perbaikan KGD puasa, KGD 2 jam PP dan HbA1c pada
semua kelompok. Meskipun demikian tidak tampak perbedaan yang bermakna pada
rerata selisih KGD puasa (P: 0,65) dan KGD 2 jam PP (P: 0,864) antar kelompok.
Sedangkan rerata selisih HbA1c antar kelompok didapatkan perbedaan yang bermakna
(P:0,04).
Kesimpulan
Tidak ada hubungan yang bermakna antara dosis metformin dengan KGD Puasa, KGD 2
jam PP dan HbA1c pada pasien DMT2 dengan obesitas.
Kata Kunci
dosis metformin, diabetes melitus tipe 2, obesitas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK