<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105799">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA PEMENUHAN KEBUTUHAN PSIKOSOSIAL  DENGAN  KONSEP DIRI PADA  REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI  5 BANDA ACEH TAHUN 2007</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Indah Mulyani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kebutuhan psikososial  merupakan  sesuatu  hal  yang harus dipenuhi tentang  prilaku dan  aktivitas-aktivitas  manusia  dalam  hubungannya  dengan situasi sosial.  Dalam perkembangan  masa  remaja, tidak  terpenuhinya kebutuhan ini,  akan menimbulkan ketidakseimbangan   jiwa,    ketegangan    dan   konflik.    Terpenuhinya    kebutuhan psikososial  ini,  yang  mencakup kebutuhan  akan  kasih sayang, penerimaan dalam kelompok,  mandiri, prestasi dan  dihargai,  akan barpengaruh  terhadap pola pikir dan pola perilaku remaja termasuk juga konsep dirinya.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan bagaimana hubungan antara pemenuhan  kebutuhan  psikososial dengan  konsep diri  pada  remaja.  Jenis  penelitian adalah deskriptif  korelasional dengan pendekatan  cross sectional.  Jumlah populasi  sebanyak  850 orang dengan sampel  ditentukan  dengan  menggunakan  rumus  Slovin,  yaitu sebanyak  90 orang.&#13;
Metode pemilihan sampel secara random sampling.  Berdasarkan  teknik  stratified random sampling. Alat pengumpulan data  berupa  kusioner berbentuk skala  likert, terdiri dari 30  item peryataan.  Data dianalisa secara manual  dengan menggunakan formula  chi-square  dengan confidence interval 95%  dan  a  005.  Dari  hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pemenuhan kebutuhan psikososial dengan   konsep  diri   pada  remaja,  diketahui   bahwa  kebutuhan psikososial   tidak&#13;
terpenuhi sebanyak  47  orang (52,22%),  kebutuhan kasih  sayang tidak terpenuhi sebanyak 47  orang  (52,22%), kebutuhan  penerimaan dalam  kelompok  terpenuhi sebanyak 49 orang (54,44%),  kebutuhan mandiri tidak terpenuhi  sebanyak  5I  orang (56,67%),   kebutuhan prestasi  terpenuhi  sebanyak 56  orang (62,22%),   kebutuhan dihargai terpenuhi sebanyak 47 orang (52,22%),  Diharapkan  kepada guru  dan  pihak sekolah agar memperhatikan aspek-aspek kebutuhan psikososial dalam sister belajar mengajar disekolah, karena aspek  pemenuhan kebutuhan  psikososial adalah suatu hal yang ikut menunjang keberhasilan siswa dimasa yang akan datang.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENT DEVELOPMENT - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS - SOCIAL ASPECTS</topic>
 </subject>
 <classification>155.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105799</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-06 10:47:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-06 10:57:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>