GAMBARAN KOMUNIKASI FUNGSIONAL KELUARGA DENGAN ANAK REMAJA DI DESA JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH TAHUN 2010 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KOMUNIKASI FUNGSIONAL KELUARGA DENGAN ANAK REMAJA DI DESA JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH TAHUN 2010


Pengarang

Julita Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0507101020038

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

155.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Komunikasi fungsional dalam keluarga merupakan suatu sarana penting terutama pada keluarga dengan anak remaja demi mencegah konflik orang tua dengan anak remaja. Komunikasi fungsional dalam keluarga dengan anak remaja meliputi karakteristik interaksional, pengirim, penerima komunikasi, dan pola-pola fungsional dari komunikasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran komunikasi fungsional keluarga dengan anak remaja di desa Jeulingke eksploratif. Metode pengambilan sampel secara purposive sampling
pada 54 keluarga
yang meliputi ayah, ibu, dan anak remaja di Desa Jeulingke. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk skala likert dengan skala ukur ordinal yang terdiri dari 29 item pernyataan. Data hasil penelitian dianalisa secara deskriptif dengan menentukan persentase baik dan kurang. Dari hasil penelitian diperoleh karakteristik interaksional antar anggota keluarga dengan anak remaja dalam
berkomunikasi berada dalam kategori baik yaitu ayah (64,8%), ibu (57,4%), dan remaja (68,5%). pengirim dari komunikasi fungsional keluarga berada dalam kategori baik yaitu ayah (57,4%), ibu (55,6%), dan remaja (51,9%). penerima fungsional dalam komunikasi keluarga dengan anak remaja berada dalam kategori baik yaitu ayah dan
ibu (53,7%) serta remaja (51,9%). pola-pola fungsional dalam berkomunikasi berada dalam kategori baik yaitu ayah (55,6%), ibu (51,9 %), remaja (53,7 %). Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa komunikasi fungsional keluarga dengan anak
remaja untuk setiap anggota keluarga baik ayah, ibu, dan anak remaja berada pada
kategori baik 51,9%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan kepada
keluarga agar senantiasa meningkatkan komunikasi terbuka, dan penuh empati dengan
remaja tanpa harus mengekang kebebasan mereka, sehingga remaja akan mampu
mengembangkan identitas diri yang Iebih stabil dan positif.

Kata kunci : Komunikasi Fungsional, Keluarga, Anak Remaja.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK