PELAKSANAAN PROMOSI KESEHATAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA LAMGLUMPANG KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEHRNTAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PELAKSANAAN PROMOSI KESEHATAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA LAMGLUMPANG KECAMATAN ULEE KARENG BANDA ACEHRNTAHUN 2011


Pengarang

Ainurriza Ali Puteh - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101190037

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.918 52

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sampai saat ini penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kejadian DBD di Puskesmas Ulee Kareng tahun 2009 dan 2010 scbanyak 75 kasus dan pada tahun 2011 bulan Januari-Juni sebanyak 31 kasus, dan kasus paling tinggi di Desa Lamglumpang sebanyak 23 kasus. Pelaksanaan promosi kesehatan tentang DBD yang telah dilakukan di Desa Lamglumpang seperti penyuluhan DBD, pemberantasan sarang nyamuk, pencegahan DBD dan pembagian abate. Namun pada saat pelaksanaan promosi kesehatan DBD ini kurang mendapatkan partisipasi dari masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
Pelaksanaan Promosi Kesahatan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Desa
Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh Tahun 2011. Desain
penlitian ini bersifat deskriptif eksploratif, adapun teknik pengambilan sampel
adalah purposive sampling, alat pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan teknik pengumpulan data dengan cara menyebarkan angket pada 94 orang responden pada tanggal 09 sampai 17 Desember 2011 Di Desa
Lamglumpang Kecamatan Ulee kareng Banda Aceh. Hasil penelitian tertinggi dengan kategori kurang ditinjau dari strategi advokasi dengan frekuensi 51 responden (54,3%), dukungan sosial dengan kategori baik dengan frekuensi 52
(55,3%) dan pemberdayaan masyarakat dengan kategori baik dengan frekuensi 49 (52,1%). Dengan demikian diharapkan petugas kesehatan memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara berkesinambungan sehingga masyarakat menjadi lebih aktif dalam penanggulangan demam berdarah.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK