<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105754">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDAK BERFUNGSINYA TERMINAL BIREUEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alwin Rusydi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik (S2)</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Terminal Bireuen adalah Terminal Tipe B yang berlokasi di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen. Keberadaan Terminal Bireuen ini belum difungsikan secara optimal, karena kurangnya aktivitas yang terjadi di lingkungan terminal. Selain itu, masih adanya terminal bayangan juga menjadi salah satu penyebab sepinya aktivitas di terminal. Penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan observasi secara langsung di lokasi penelitian dan juga membagikan kuesioner kepada informan penelitian yang terdiri dari Dinas Perhubungan Provinsi Aceh serta Organda dan DPRK Bireuen. Pemilihan informan (key person) menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Analisis Hierarki Proses (AHP) dengan kriteria yaitu: tingkat pelayanan jalan, aksessibilitas, fasilitas dan manajemen terminal, kenyamanan lingkungan serta keamanan lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Terminal Bireuen Belum memenuhi persyaratan sebagai Terminal Tipe B. Faktor utama yang mempengaruhi tidak berfungsinya Terminal Bireuen diperoleh dari kriteria aksessibilitas dengan nilai bobot 0,327, kriteria fasilitas dan manajemen terminal dengan nilai bobot 0,307, kriteria tingkat pelayanan jalan dengan nilai bobot 0,157, kriteria keamanan lingkungan dengan nilai bobot 0,113 dan kriteria kenyamanan lingkungan dengan nilai bobot 0,100. Alternatif yang perlu dioptimalkan sehingga Terminal Bireuen berfungsi kembali, yaitu dengan peningkatan luasan fasilitas dan pelayanan terminal serta peningkatan akses menuju terminal dengan penyediaan feeder, peningkatan fasilitas dengan melakukan revitalisasi, peningkatan tingkat pelayanan jalan dengan penyediaan rambu lalu lintas dan marka jalan, peningkatan keamanan lingkungan dengan menambahkan petugas keamanan dan peningkatan kenyamanan lingkungan dengan pengembangan rest area berkonsep penghijauan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TRANSPORTATION ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TERMINALS (TRANSPORTATION)</topic>
 </subject>
 <classification>338.04</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105754</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-04 10:31:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-03-31 11:15:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>