<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="105753">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN AKTIVITAS BERMAIN TERHADAP TINGKAT ADAPTASINYA PADA ANAK RETARDASI MENTAL  USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR LUAR BIASA NEGERI LABUI ATEUK PAHLAWAN BANDA ACEH TAHUN 2007</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahma Widia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aktivitas  bermain  merupakan kegiatan  yang dilakukan secara   sukarela untuk&#13;
memperoleh kesenangan,  kepuasan,  dan salah satu stimulus bagi perkembangan &#13;
anak  secara optimal. Permainan  yang dapat merangsang tumbuh kembang pada &#13;
anak  adalah       permainan drama,   bermain   konstrktif,   bermain  musik,   dan permainan dan olah raga.  Penelitian ini  bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang aktivitas bermain terhadap tingkat adaptasinya pada anak retardasi mental usin sekolah di  Sekolah Dasar Luar Biasa Negeri Labui Ateuk  Pahlawan Banda Aceh.  Desain penelitian yang  digunakan  adalah  deskriptif eksploratif.  Populasi berjumlah 42  orang murid.  Metode  pengambilan  sampel  dilakukan secara  total sampling. Pengumpulan  data  dilaksanakan pada tanggal 11- 3 Agustus 2007, yang menggunakan lembar observasi.  Data dianalisa secara manual dengan menentukan kategori skala ordinal yang disajikan  dalam bentuk tabel  distribusi  frekuensi. Hasil  penelitian  diperoleh   gambaran   aktivitas   permainan   drama   berada   pada kategori kreatif sebanyak  22 responden (52,4%). Pada gambaran aktivitas bermain konstruktif  berada  pada   kategori  dapat  melakukan  sehanyak  22   responden (52,4%),  Pada gambaran  aktivitas bermain musik bcrada pada kategori  dapat melakukan  sebanyak 26 responden (61,9%).  Pada gambaran aktivitas  permainan dan olah  raga berada pada kategori aktif sebanyak 27 responden (64,3%). Secara keseluruhan  dapat   disimpulkan   bahwa gambaran  aktivitas   bermain   terhadap tingkat adaptasinya pada anak retardasi  mental usia sekolah di Sekolah  Dasar Luar Biasa  Negeri  Labui  Ateuk Pahlawan  Banda  Aceh berada pada  kategori  adaptif sebanyak 24 responden  (57,1%).  Adapun rekomendasi yang diharapkan terutama pada   guru   dan   keluarga    serta   orang   - orang  yang  terdekat   untuk   dapat membimbing dan melatih  serta  mendukung anak  retardasi   mental  dalam setiap aktivitas  yang dilakukan untuk menunjang tumbuh kembang  terutama kearah yang Iebih baik lagi&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MENTAL RETARDATION - PEDIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.928 588</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>105753</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-04 10:15:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-04 10:47:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>